Minggu, 5 April 2026

Ini Progres Bandara yang Dibangun Grup Salim di Bintan

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Jan 2022 | 15:41 WIB
BAGIKAN
Progres Pembangunan Bandara di Bintan oleh PT Bintan Aviation Investments. Foto: IST
Progres Pembangunan Bandara di Bintan oleh PT Bintan Aviation Investments. Foto: IST

JAKARTA, investor.id – PT Bintan Aviation Investments membangun proyek bandara dan aerospace industry park dengan luas lahan kawasan bandara 800 hektare (ha) dan kawasan industri 510 ha di Pulau Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Kawasan bandara tersebut nantinya dapat berfungsi sebagai penerbangan umum, fasilitas pemeliharaan pesawat, dan pusat logistik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyambut baik adanya inisiatif dari sektor swasta untuk membangun Bandara Internasional Bintan Baru atau New Internasional Airport Bintan, Kepulauan Riau. Menurut Menhub, keberadaan bandara baru tersebut akan mendukung tumbuhnya sektor industri dan pariwisata yang dapat mendatangkan investasi.

Hal tersebut disampaikan Menhub saat melakukan tinjauan ke proyek pembangunan Bandara Internasional Bintan Baru yang tengah dikerjakan PT Bintan Aviation Investments, Senin (24/1).

ADVERTISEMENT

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden, kami mendukung penuh partisipasi swasta dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), untuk membangun infrastruktur transportasi seperti pelabuhan dan bandara. Kami akan dukung dan memberikan petunjuk agar pembangunannya dilakukan sesuai dengan ketentuan, khususnya yang berkaitan dengan aspek keselamatan,” kata Menhub dalam keterangan resmi dikutip Rabu (26/1).

Menhub berharap pihak manajemen dapat menyelesaikan pembangunan bandara baru ini paling tidak di akhir 2023. “Keberadaan bandara ini diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat di Pulau Bintan, Kepri dan sekitarnya,” tutur Menhub.

Sementara itu, Managing Director PT Bintan Aviation Investments Michael Wudy menjelaskan, pihaknya berinisiatif membangun bandara baru di Pulau Bintan sebagai pintu masuk pendorong pergerakan ekonomi serta pengembangan sektor industri dan pariwisata.

“Dalam membangun kami  akan tetap memperhatikan aturan-aturan yang ada dan mengutamakan aspek keselamatan,” ujarnya.

Pembangunan Bandara Internasional Bintan Baru atau New Internasional Airport Bintan sudah berjalan sejak tahun 2015. Saat ini pembangunan fase 1 sudah masuk tahap pemadatan tanah untuk runway sepanjang 3.000 meter.

Adapun 33,33% saham pada PT Bintan Aviation Investments dimiliki oleh Gallant Venture Ltd. Di mana pemilik pengendali dari Gallant Venture di antaranya adalah Grup Salim dan Sembcorp Industries Ltd.

Dalam pengumumannya pada April 2018, Gallant Venture menyatakan bahwa sebelumnya perseroan memiliki 90% saham PT Bintan Aviation Investments (BAI) dengan modal disetor Rp 2,5 miliar.

Pada 24 Januari 2018, BAI memperoleh keputusan penetapan lokasi dari Kementerian Perhubungan terkait pengajuan bandara di Bintan menjadi bandara untuk penggunaan umum. Namun, seiring adanya izin itu, maka bandara harus mayoritas dimiliki oleh perusahaan Indonesia.

Untuk memenuhi ketentuan tersebut, BAI menambah modal disetor dari Rp 2,5 miliar menjadi Rp 6,75 miliar dengan menerbitkan 4.250 saham baru senilai Rp 1 juta per saham sehingga totalnya adalah Rp 4,25 miliar kepada PT Dirgantara Sejahtera Indonesia (DSI). DSI sendiri adalah perusahaan yang dimiliki oleh Anthoni Salim. Karena itu, saham Gallant Venture di BAI terdelusi menjadi 33,33%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia