Target Harga Saham Produsen Sari Roti (ROTI) Dibanderol Rp 1.600, Prospek Gurih
JAKARTA, investor.id – Prospek bisnis PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) kian gurih tahun ini, seiring mulai beroperasinya pabrik roti baru dan distribusi yang lebih luas. Selain itu, pemulihan ekonomi yang berdampak dibukanya penjualan di sekolah dan perkantoran turut berimbas pada penjualan produk roti dengan merek Sari Roti milik perseroan.
Dalam riset RHB Sekuritas, manajemen ROTI sempat menyebutkan, tingkat penjualan di sekolah dan perkantoran akan menyumbang 20% terhadap pendapatan perseroan seiring adanya pemulihan ekonomi. Adapun hingga Februari 2022, tren penjualan perseroan tumbuh positif.
“Bertumbuhnya bisnis perseroan juga didukung oleh pabrik roti di Banjarmasin yang mulai beroperasi penuh pada akhir 2021. Diharapkan distribusi produk yang lebih besar dapat terus mendukung pertumbuhan anorganik perseroan ke pasar baru,” jelas tim riset RHB Sekuritas.
Perseroan juga berencana melanjutkan ekspansi di Kalimantan dan Sumatera serta penyelesaian pabrik Pekanbaru pada akhir 2022. Secara total, Nippon Indosari memiliki 15 pabrik (termasuk Pekanbaru), sehingga total kapasitas tahunan perseroan mencapai 5,7 juta unit. Manajemen Nippon Indosari meyakini hal tersebut akan cukup untuk mendukung pertumbuhan penjualan hingga 2025.
Meski demikian, tim riset RHB Sekuritas menurunkan target pertumbuhan pendapatan perseroan menjadi 5,7% seiring dengan harga gandum yang lebih tinggi dari perkiraan, yakni melonjak 108% secara yoy dan kenaikan harga jual rata-rata (Average Selling Price/ASP) yang lebih rendah sebesar 6% dari sebelumnya 8%.
Adapun produktivitas penjualan harian telah melampaui tingkat pra-pandemi kuartal I-2020 dan manajemen yakin akan melihat perkiraan positif pertumbuhan kuartal I-2022 yang didorong oleh perdagangan modern atau pemulihan segmen Modern Trade (MT) dan jangkauan pasar yang lebih luas.
Dengan capaian bisnis yang diperoleh Nippon Indosari Corpindo sejauh ini, RHB Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham ROTI dengan target harga Rp 1.600. Sepanjang 2021, Nippon Indosari Corpindo atau produsen roti merek Sari Roti ini mencatatkan penjualan Rp 3,29 triliun atau meningkat 2,4% dibanding 2020.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



