Sabtu, 4 April 2026

Start-up Edtech MySkill Raih Pendanaan Tahap Awal dari East Ventures

Penulis : Abdul Muslim
19 Mei 2022 | 15:24 WIB
BAGIKAN
Angga Fauzan dan Erahmat, pendiri MySkill. (IST)
Angga Fauzan dan Erahmat, pendiri MySkill. (IST)

JAKARTA, investor.id - MySkill, sebuah start-up teknologi pendidikan (edtech) dengan fokus persiapan karier bagi kaum muda, mengumumkan telah meraih pendanaan tahap awal dalam jumlah tidak diungkapkan. Pendanaan didapatlkan dari East Ventures, perusahaan modal ventura terkemuka di Indonesia dan untuk Asia Tenggara.

“Kami sangat menghargai dukungan pendanaan ini dari East Ventures. Pendanaan akan mempercepat misi kami dalam mendukung para pencari kerja di Indonesia untuk menggapai karier impian mereka,” ungkap Co-Founder & Chief Executive Officer MySkill Angga Fauzan, dalam pernyataannya, dikutip Kamis (19/5/2022).

MySkill akan mengalokasikan pendanaan tersebut untuk mempercepat adopsi platform serta mengembangkan solusi yang ditawarkan. Saat ini, MySkill telah memiliki lebih dari 700.000 pengguna dalam waktu kurang dari satu tahun sejak beroperasi.

Menurut Angga, MySkill hadir dengan solusi inovatif yang memastikan hasil pembelajaran lebih baik yang akan menciptakan efek domino dalam menghasilkan dampak sosial dan ekonomi di Indonesia.

MySkill didirikan oleh Angga Fauzan dan Erahmat, Co-Founder & Chief Business Officer MySkill pada pertengahan tahun 2021. Kedua co-founder ini menyadari adannya kesenjangan keterampilan yang sangat besar antara dunia akademik dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja, sehingga berujung pada banyak orang kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan yang layak.

Hal tersebut pun tercermin pada studi JP Morgan dan Singapore Management University yang menemukan bahwa salah satu penyebab rendahnya jumlah tenaga kerja berkualitas di Indonesia dikarenakan kesenjangan antara dunia akademik dan industri.

Situasi tersebut diperparah oleh pandemi Covid-19 yang akibatnya dirasakan oleh lebih dari 29 juta pekerja di Indonesia, menurut data Badan Pusat Statistik. MySkill pun berupaya untuk mendemokratisasi peningkatan keterampilan dan pencarian pekerjaan bagi lebih dari 70 juta tenaga kerja muda di Tanah Air.

MySkill memberikan solusi dengan menggabungkan tiga jenis pembelajaran, yakni pembelajaran independen, interaktif, dan privat. Saat ini, MySkill juga menyediakan tiga solusi pembelajaran utama, termasuk mentoring privat, bootcamp interaktif, dan video e-learning on-demand.  

Principal East Ventures Devina Halim menyampaikan, Ventures senang menyambut MySkill sebagai bagian dari portofolionya. East Ventures percaya bahwa  MySkill akan menjadi solusi yang tepat untuk memastikan kesiapan dunia akademik dan keterampilan penggunanya dalam mendapatkan pekerjaan impian.

“Melihat kesenjangan besar yang dihadapi ketenagakerjaan Indonesia saat ini, kami percaya MySkill dapat membawa lebih banyak pertumbuhan serta dampak ke industri tenaga kerja di Indonesia,” tutur Devina.

Start-up Indonesia

MySkill merupakan start-up yang berbasis di Indonesia dan para co-founder-nya merupakan kawan semasa kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Angga dan Erahmat telah berkecimpung di dunia pendidikan dan bisnis selama lebih dari lima tahun.

Angga mulai membangun organisasi komunitas pendidikannya di ITB dan mendapatkan nominasi Edinburgh Student Awards saat menempuh magister di Britania Raya. Angga juga telah bekerja sebagai profesional di bidang marketing selama lebih dari enam tahun di berbagai start-up seperti Zenius dan Bibit.

Di lain sisi, Erahmat saat ini sedang menyelesaikan studi PhD di Korea Selatan usai menyelesaikan S1 di ITB. Ia juga memiliki pengalaman dalam bisnis pelatihan olimpiade sains nasional dan internasional, serta mendapatkan kepercayaan dan telah bekerja sama dengan berbagai sekolah di seluruh wilayah Indonesia.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 2 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 3 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 3 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 3 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 4 jam yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia