Sabtu, 4 April 2026

Keren Nih…Produsen Beras Topi Koki Garap Bisnis Keuangan

Penulis : Zsazya Senorita
7 Sep 2022 | 23:05 WIB
BAGIKAN
Foto Ilustrasi: Pekerja menata beras di gudang milik Bulog di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal.
Foto Ilustrasi: Pekerja menata beras di gudang milik Bulog di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal.

JAKARTA, Investor.id – Produsen beras merek Topi Koki, yakni PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mendirikan anak perusahaan baru berbadan hukum perseroan terbatas yang diberi nama PT Hoki Investasi Sejati.

“PT Hoki Investasi Sejati memiliki maksud dan tujuan bergerak di bidang aktivitas keuangan, asuransi, aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis,” kata Sekretaris Perusahaan Buyung Poetra Sembada Victor R Lanes pada keterbukaan informasi, Rabu (7/9/2022).

Entitas anak HOKI tersebut, mengantongi Akta Pendirian No.5 tertanggal 5 September 2022 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H. Notaris di Jakarta dan disahkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0175597.AH.01.11.Tahun 2022 tertanggal 6 September 2022.

Hoki Investasi Sejati didirikan dengan modal dasar Rp 100 miliar, terbagi pada 100.000 saham. Dari modal dasar tersebut, telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar 25% yaitu sejumlah 25.000 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp 25 miliar.

HOKI menempatkan dan menyetor Rp 24,97 miliar atas 24.975 saham untuk Hoki Investasi Sejati, mewakili 99,9% modal ditempatkan dan disetor penuh. Sisanya dari Direktur Utama HOKI Sukarto Bujung senilai Rp 25 juta atas 25 saham, mewakili 0,1% dari modal ditempatkan dan disetor bisnis keuangan tersebut.

“Pendirian Hoki Investasi Sejati tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan,” jelas Victor.

Sebelumnya, HOKI membukukan pendapatan Rp 434,09 miliar pada semester I-2022 dengan laba bersih Rp 6,6 miliar. Direktur Buyung Poetra Sembada Budiman Susilo meyakini, penjualan dan laba bersih perseroan akan tumbuh seiring pemulihan pasar, peluncuran produk baru, dan tingginya harga pangan impor seperti gandum.

“Kami yakin penjualan produk-produk HOKI akan terus meningkat, karena kami memiliki produk-produk berkualitas dan dekat dengan masyarakat. Apalagi harga bahan makanan produk impor, seperti gandum terus naik, sehingga konsumen diprediksi kembali ke beras reguler, beras jagung, beras singkong, dan produk kreasi beras,” jelas Budiman dalam keterangan resmi, beberapa waktu lalu.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 2 menit yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 17 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 49 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 50 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 1 jam yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 1 jam yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia