Keren Nih…Produsen Beras Topi Koki Garap Bisnis Keuangan
JAKARTA, Investor.id – Produsen beras merek Topi Koki, yakni PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mendirikan anak perusahaan baru berbadan hukum perseroan terbatas yang diberi nama PT Hoki Investasi Sejati.
“PT Hoki Investasi Sejati memiliki maksud dan tujuan bergerak di bidang aktivitas keuangan, asuransi, aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis,” kata Sekretaris Perusahaan Buyung Poetra Sembada Victor R Lanes pada keterbukaan informasi, Rabu (7/9/2022).
Entitas anak HOKI tersebut, mengantongi Akta Pendirian No.5 tertanggal 5 September 2022 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H. Notaris di Jakarta dan disahkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0175597.AH.01.11.Tahun 2022 tertanggal 6 September 2022.
Hoki Investasi Sejati didirikan dengan modal dasar Rp 100 miliar, terbagi pada 100.000 saham. Dari modal dasar tersebut, telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar 25% yaitu sejumlah 25.000 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp 25 miliar.
HOKI menempatkan dan menyetor Rp 24,97 miliar atas 24.975 saham untuk Hoki Investasi Sejati, mewakili 99,9% modal ditempatkan dan disetor penuh. Sisanya dari Direktur Utama HOKI Sukarto Bujung senilai Rp 25 juta atas 25 saham, mewakili 0,1% dari modal ditempatkan dan disetor bisnis keuangan tersebut.
“Pendirian Hoki Investasi Sejati tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan,” jelas Victor.
Sebelumnya, HOKI membukukan pendapatan Rp 434,09 miliar pada semester I-2022 dengan laba bersih Rp 6,6 miliar. Direktur Buyung Poetra Sembada Budiman Susilo meyakini, penjualan dan laba bersih perseroan akan tumbuh seiring pemulihan pasar, peluncuran produk baru, dan tingginya harga pangan impor seperti gandum.
“Kami yakin penjualan produk-produk HOKI akan terus meningkat, karena kami memiliki produk-produk berkualitas dan dekat dengan masyarakat. Apalagi harga bahan makanan produk impor, seperti gandum terus naik, sehingga konsumen diprediksi kembali ke beras reguler, beras jagung, beras singkong, dan produk kreasi beras,” jelas Budiman dalam keterangan resmi, beberapa waktu lalu.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

