Minggu, 5 April 2026

Rights Issue Tuntas, Sekuritas Ini Revisi Naik Target Harga Saham Bank Neo Commerce (BBYB)

Penulis : Parluhutan Situmorang
5 Des 2022 | 09:04 WIB
BAGIKAN
PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC)
PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC)

JAKARTA, Investor.id - BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target harga saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dari Rp 1.000 menjadi Rp 1.100. Target harga tersebut menggambarkan keberhasilan perseoran menggelar penerbitan saham baru dengan HMETD atau rights issue yang menjadikan modal minimum perseroan mencapai Rp 3,9 triliun.

“Keberhasilan menambah modal senilai Rp 1,65 triliun akan mempermudah Bank Neo Commerce bertumbuh di pasar perbankan Indonesia yang tengah berkembang,” tulis Eka Savitri dan Victor Stefano dalam risetnya.

Meskipun modal minimum perseroan masih berada di bawah Rp 5 triliun, Bank Neo Commerce setidaknya telah memenuhi aturan Otoritas Jasa keuangan (OJK) yang mengharuskan modal minimum bank senilai Rp 3 triliun.

ADVERTISEMENT

Eka dan Victor menjelaskan, tuntasnya rights issue menjadikan kepemilikan tiga pemegang saham utama BBYB mengalami kenaikan kepemilikan saham dari 43,3% menjadi 44,1%. Di antaranya, Akulaku Silvrr naik dari 25,66% menjadi 25,83%, Rockcore Financial naik dari 6,12% menjadi 6,16%, dan Gozco Capital meningkat dari 11,49% menjadi 12,15%. Sebaliknya prosi pemegang saham publik turun dari 56,7% menjadi 55,9%.

Terkait dampak masuknya modal baru, menurut Eka dan Victor, bakal mempermudah BBYB untuk menopang pertumbuhan kredit di tengah pasar perbankan nasional masih bertumbuh pesat. “Kami melihat dampak masuknya dana tersebut akan mulai terlihat dalam kinerja keuangan dan operasional tahun 2024. Adapun pertumbuhan kredit perseroan tahun 2023 diprediksi masih bertumbuh sesuai ekspektasi 56%, dibandingkan perkiraan semulai 51,6%,” jelas analis tersebut.

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target harga saham BBYB dari Rp 1.000 menjadi Rp 1.100 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target harga tersebut juga merefleksikan proyeksi rugi bersih perseroan turun menjadi Rp 611 mlliar tahun ini dan kembali meningkat menjadi Rp 736 miliar pada 2023.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia