Minggu, 5 April 2026

Saham ARTO Cetak ARA, Apakah Aksi Jual Sudah Berakhir?

Penulis : Parluhutan Situmorang
13 Des 2022 | 18:15 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Aplikasi Jago.
Ilustrasi Aplikasi Jago.

JAKARTA, Investor.id - Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) berhasil menguat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 820 (24,85%) menjadi Rp 4.120 sepanjang Selasa (13/12/2022). Lonjakan harga tersebut sejalan dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/12/2022), ditutup melesat 75,87 poin (1,13%) menjadi 6.810,32.

Meski mencatatkan lonjakan harga, pemodal asing justru merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham ARTO senilai Rp 4,45 miliar. Penjualan bersih tersebut setara dengan net sell saham di BEI mencapai Rp 1,74 triliun di seluruh pasar.

Penguatan saham ARTO tersebut sejalan dengan rebound saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) senilai Rp 13 (14,94%) menjadi Rp 100 setelah 11 hari berturut-turut auto reject bawah (ARB). Saham GOTO bergerak dalam rentang Rp 81-108.

ADVERTISEMENT

Apakah penguatan saham ARTO bakal berlanjut? BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa meskipun ekonomi menghadapi tantangan berat tahun 2023, Bank Jago sudah berada di trek yang benar sebagai bank digital.

“Kami yakin Bank Jago sudah berada di jalur yang benar untuk menangkap pertumbuhan pelanggan bank digital di Indonesia. Perseroan didukung efisiensi biaya dan margin bunga bersih lebih tinggi,” terang analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano dan Eka Savitri.

BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan laba bersih Bank Jago bakal melesat menjadi Rp 152 miliar pada 2023, dibandingkan perkiraan tahun 2022 senilai Rp 50 miliar. Begitu juga dengan laba sebelum provisi (PPOP) diharapkan naik dari Rp 454 miliar menjadi Rp 751 miliar.

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham ARTO dengan target harga Rp 7.600. Target tersebut merefleksikan perkiraan P/BV sekitar 12,5 kali untuk 2023.

BRI Danareksa Sekuritas juga memberikan pandangan positif atas sinergi ekosistem GOTO dengan ARTO yang diharapkan berimbas terhadap peningkatan kredit dan simpanan. Bahkan, saham ARTO direkomendasikan sebagai saham pilihan untuk tahun 2023 dengan target harga Rp 7.600. Target tersebut merefleksikan perkiraan P/BV sekitar 12,5 kali untuk 2023.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia