Minggu, 5 April 2026

TBIG dan SRTG Melesat, Respons Sandi dan Trenggono Jadi Menteri

Penulis : Listyorini
24 Des 2020 | 10:07 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin mengumumkan enam menteri baru di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 22 Desember 2020. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin mengumumkan enam menteri baru di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 22 Desember 2020. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Investor.id - Di tengah penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) menjelang libur Natal, saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) harganya melesat, merespons pelantikan Sakti Wahyu Trenggono dan Sandiaga Uno menjadi menteri.

Pada perdagangan Rabu (23/12/2020), harga saham SRTG melesat ke level Rp 3.950 atau naik 10,96%. Sementara itu, saham TBIGnaik 8,81% ke level Rp 1.730 per lembar.

Kemarin, IHSG melemah 1,57% ke level 6.008,709. Pergerakan pasar saham selama tiga hari bursa jelang libur Natal mengalami tekanan karena investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) untuk menghindari risiko selama liburan.

Penurunan juga terjadi pada angka rata-rata volume transaksi sebesar 14,68% menjadi 26,742 miliar saham dari 31,344 miliar saham, pekan yang lalu. Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan juga turun menjadi Rp19,762 triliun dari Rp 20,769 triliun.

ADVERTISEMENT

Sakti Wahyu Trenggono dikenal sebagai pengusaha telekomunikasi, bahkan dijuluki sebagai Raja Menara. Melalui PT Solusindo Kreasi Pratama, Wahyu Trenggono menjadi komisaris utama. Bisnis towernya bermula ketika ia merintis PT Indonesian Tower.

Pada tahun 2009, ia didapuk menjadi Komisaris Komisaris PT Tower Bersama Tbk, salah satu perusahaan pemilik tower telekomunikasi papan atas nasional yang sahamnya pernah dimiliki Sandiaga Uno lewat Saratoga.

Kepemilikan mayoritas saham TBIG (35,61%) dimiliki PT Wahana Anugerah Sejahtera, kemudian PT Provident Capital indonesia dengan porsi 26,73%. Kedua perusahaan itu merupakan anak usaha dari PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) yang mayoritas sahamnya dimiliki Sandiaga Uno.

Akuisisi Menara

Seperti diberitakan Investor Daily, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melalui anak usahanya, PT Tower Bersama, menandatangani perjanjian jual beli bersyarat untuk mengakuisisi hingga 3.000 menara telekomunikasi milik PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST).

Nilai transaksinya sebesar Rp 3,97 triliun atau setara US$ 280 juta. Perjanjian jual beli dilakukan pada 21 Desember 2020. Akuisisi ini akan membuat total menara telekomunikasi Tower Bersama menjadi lebih dari 19.000 sites.

“Akuisisi ini melengkapi strategi utama perseroan yang berfokus pada pertumbuhan organik. Dalam basis proforma, transaksi ini akan meningkatkan EBITDA perseroan sekitar 10% dan memiliki dampak penambahan langsung. Transaksi ini diharapkan selesai menjelang akhir kuartal I-2021,” kata CEO Tower Bersama Infrastructure Hardi Wijaya Liong dalam keterangan tertulisnya.

Dia menegaskan, penyelesaian transaksi ini masih membutuhkan berbagai persetujuan, termasuk persetujuan pemegang saham dan pemberi pinjaman dari Tower Bersama dan Inti Bangun Sejahtera.

Hingga kuartal III-2020, Tower Bersama membukukan laba bersih Rp 747,46 miliar atau tumbuh 22,1% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 611,96 miliar. Perolehan laba bersih sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan 13,5% menjadi Rp 3,93 triliun.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia