Sabtu, 4 April 2026

Triputra Agro (TAPG) Gelontorkan Dividen Rp 754 Miliar

Penulis : Zsazya Senorita
16 Mei 2023 | 16:34 WIB
BAGIKAN
RUPST PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) memutuskan pembagian dividen senilai Rp 754,39 miliar  atau setara dengan Rp 38 per saham, Selasa (16/5/2023).
RUPST PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) memutuskan pembagian dividen senilai Rp 754,39 miliar atau setara dengan Rp 38 per saham, Selasa (16/5/2023).

JAKARTA, Investor.id –  PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menyetujui pembagian dividen senilai Rp 754,39 miliar  atau setara dengan Rp 38 per saham.

“RUPS menyetujui dividen Rp 38 per saham yang akan dibagi bulan depan. Angka tersebut merefleksikan  Dividend payout ratio/DPR kurang lebih 25%  dari laba bersih 2022,” ujar Presiden Direktur TAPG Tjandra Karya Hermanto, usai paparan publik di Manhattan Hotel Jakarta, Selasa (16/5/2023).

Sepanjang 2022, perseroan telah membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 3,08 triliun, melesat 158% dari tahun sebelumnya. Perolehan ini mendorong EBITDA perusahaan tumbuh 112% dibandingkan 2021 yang mencapai Rp 4,57 triliun.

Advertisement

Tahun lalu, produksi tandan buah segar (TBS) dari kebun inti meningkat 21% dibandingkan 2021 yang mencapai 3,2 juta ton, dengan pencapaian yield sebesar 24,5 ton per hektare. Adapun rata-rata umur tanaman milik Triputra Agro Persada  mencapai 12 tahun.

Tjandra memperkirakan, tahun ini iklim akan menjadi netral atau kemungkinan ELNINO. “Namun karena tanaman yang dimiliki perseroan dalam kondisi prime age, didukung good agronomy practices maka kami estimasi produksi TBS di perusahaan anak tetap mengalami kenaikan dibandingkan 2022,” ujar Tjandra.

Meski begitu, persentase kenaikan yang diharapkan, tidak sebesar 2022 alias hanya satu digit secara tahunan atau sekitar 4,4 juta ton tahun ini. Sedangkan hasil olahan produk lainnya seperti minyak sawit mentah (CPO) diperkirakan naik 3,9% (yoy) tahun ini dan palm kernel (PK) 3,8%.

RUPST dilaksanakan mengikuti ketentuan yang berlaku dan menerapkan protokol kesehatan. RUPST dihadiri direksi perseroan, dewan komisaris, dan pemegang saham atau kuasanya yang memenuhi kuorum kehadiran. Sehingga dapat mengambil keputusan-keputusan yang sah dan mengikat untuk setiap mata acara RUPST.

Manajemen masih optimistis dengan tahun 2023, karena harga jual masih bertahan di current level, kenaikan produktivitas perusahaan anak, dan control cost maka diharapkan TAPG tetap memberikan hasil yang baik.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 14 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 46 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 47 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 1 jam yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 1 jam yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 2 jam yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia