Minggu, 5 April 2026

Saham Indomobil (IMAS) Tiba-tiba Gas Pol, Rupanya Gara-gara Proyek Ini

Penulis : Harso Kurniawan
11 Aug 2023 | 06:00 WIB
BAGIKAN
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. Foto: Perseroan.
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. Foto: Perseroan.

JAKARTA, Investor.id – Saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melonjak 20%, kemarin. Penyebab kenaikan saham IMAS adalah rencana pembebasan tarif bea masuk mobil listrik baterai (battery electric vehicle/BEV) dalam bentuk utuh (CBU). 

Analis menilai, rencana itu akan menguntungkan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS). Sebab, perseroan bakal menjual dan merakit sejumlah BEV merek Tiongkok dan Eropa di Tanah Air, sehingga kemungkinan besar merasakan manfaat insentif tersebut. 

Sentimen ini ditangkap oleh pelaku pasar melalui aksi borong saham IMAS. Maka tak heran jika saham IMAS pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/9/2023), melonjak 20,4% ke level Rp 2,120. Voluume transaksi saham perusahaan otomotif nomor dua nasional ini mencapai 42,8 juta senilai Rp 87 miliar. Market cap Indomobil mencapai Rp 8,4 triliun.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan laporan riset Mandiri Sekuritas, belum lama ini, BEV Volkswagen (VW) dan Citroen yang akan diimpor Indomobil akan mendapatkan insentif itu. Sebab, ada investasi di rantai pasok baterai BEV melalui PowerCo SE dan Stellantis NV.

PowerCo adalah anak usaha VW, perusahaan otomotif terbesar Jerma, yang fokus menggarap bisnis rantai pasok baterai mobil listrik. Adapun Stellantis adalah salah satu kelompok usaha otomotif papan atas dunia yang memegang merek Citroen asal Prancis. 

Mansek mencatat, VW berniat menjual BEV ID Buzz dan ID 3 di Indonesia, sedangkan Citroen berniat menjual EC3 yang harganya Rp 400 jutaan tahun ini. Lebih jauh lagi, Indomobil berniat menjual Maxus, merek mobil milik pemain otomotif terbesar Tiongkok, SAIC. Indomobil akan merakit BEV Maxus di Indonesia.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 4 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 4 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 7 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia