Asing Net Sell, tapi Terpantau Borong Saham Bank Besar
JAKARTA, investor.id – Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) saham sebesar Rp 113,1 miliar di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/11/2023). Dengan demikian, total net sell sepanjang tahun berjalan ini mencapai Rp 16,4 triliun.
Hari ini, net sell terbesar di pasar reguler terjadi pada saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebesar Rp 56,8 miliar. Kemudian, saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 47,3 miliar dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 43,3 miliar.
Sebaliknya, transaksi beli bersih (net buy) terbanyak oleh investor asing menyasar saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Saham bank besar tersebut diborong senilai Rp 106,8 miliar. Lalu, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 34 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 28 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup terkerek 23,74 poin (0,35%) ke level 6.862. Total transaksi mencapai Rp 7,07 triliun. Sebanyak 285 saham naik, 233 saham terkoreksi, dan 234 saham stagnan.
Hampir seluruh saham sektor melesat. Penguatan terbesar terjadi pada saham sektor transportasi 1,3%. Diikuti, kenaikan saham sektor kesehatan 1,2%, sektor teknologi 0,6%, sektor energi 0,6%, dan sektor barang baku 0,5%. Hanya sektor barang konsumsi primer yang melemah 0,15%.
Saat IHSG hari ini menguat, lima saham melejit. Lima saham tersebut antara lain PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) yang naik hingga mentok 34,3% atau ARA menjadi Rp 184, lalu PT Martina Berto Tbk (MBTO) naik 33% menjadi Rp 145, dan PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) melesat 21,7% menjadi Rp 482.
Selanjutnya, saham PT Trisula International Tbk (TRIS) meningkat 20% menjadi Rp 276 dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) naik 13,8% menjadi Rp 280.
Sementara itu, saham PT Millennium Pharmacon International Tbk (SDPC) turun paling tajam 10,7%. Diikuti, PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) terpangkas 8,1%, PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) terkikis 8,1%, PT Akasha Wira International Tbk (ADES) tergerus 6,9%, dan PT Royal Prima Tbk (PRIM) anjlok 6,3%.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






