Sabtu, 4 April 2026

Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Raih Stimulus Positif Baru

Penulis : Indah Handayani
29 Nov 2023 | 06:50 WIB
BAGIKAN
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO), untuk pertama kalinya memiliki pos pendapatan baru dari hasil perdagangan karbon.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO), untuk pertama kalinya memiliki pos pendapatan baru dari hasil perdagangan karbon.

JAKARTA, investor.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) meraih stimulus positif baru, yaitu memperoleh sertifikasi ISO 22301:2019. Sertifikasi yang dikeluarkan oleh The British Standard Institution (BSI) ini diberikan untuk kategori Bisnis Continuity Management System (BCMS).

Direktur Keuangan Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Nelwin Aldriansyah mengatakan, pengakuan dalam bentuk ISO 22301:2019 ini menjadi stimulus positif bagi perseroan dalam menjalankan operasional bisnis secara berkelanjutan kedepannya.

“Pengakuan ini menjadi semangat kami untuk menjalankan seluruh sistem manajemen operasional dengan baik guna menyediakan energi bersih yang andal dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujar Nelwin dalam keterangan pers, Selasa (28/11/2023).

Advertisement

Nelwin menambahkan, pengakuan tersebut membuat manajemen Perseroan semakin terpacu untuk lebih baik kedepannya. Adanya pengakuan ini, kata Nelwin, membuktikan bahwa PGE sudah mengimplementasikan standar untuk mengantisipasi semua dampak yang dapat terjadi akibat insiden disruptif.

"Insiden itu bisa berupa kondisi di luar normal yang berpotensi besar untuk menghentikan proses bisnis kritikal organisasi. Dalam hal ini bisa membuat keberlangsungan usaha PGE dapat dijaga dan tetap beroperasi pada kondisi yang dapat diterima serta tuntutan para pemangku kepentingan dapat terpenuhi," tuturnya.

Nelwin menjelaskan, sertifikasi ISO 22301:2019 berlaku efektif sejak 14 November 2023. Sementara serah terima sertifikat ini dilakukan pada Selasa (28/11/2023) di Jakarta yang diterima langsung oleh Nelwin Aldriansyah sebagai Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk.

Dalam pemberian sertifikasi ISO 22301:2019 ini proses evaluasinya dilakukan dengan menerapkan standar tinggi. Adapun indikator penilaiannya meliputi pemahaman bisnis, kepemimpinan, perencanaan kesinambungan bisnis, evaluasi kinerja yang terencana, serta peningkatan efektivitas business continuity management system perusahaan.

Nelwin menambahkan, apa yang sudah diraih PGE saat ini menjadi pemberi semangat Perseroan untuk terus bekerja lebih baik, terutama dalam mendorong tercapainya net zero emission 2060 di Indonesia.

Selain PGE, beberapa perusahaan Grup Pertamina juga mendapatkan sertifikasi ISO 22301:2019, diantaranya PT Pertamina (Persero), PT Pertamina International Shipping, dan PT Pertamina Power Indonesia.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 25 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 38 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 39 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 1 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia