Sabtu, 4 April 2026

Emas Kembali Jadi Pusat Perhatian Investor

Penulis : Grace El Dora
5 Feb 2024 | 14:27 WIB
BAGIKAN
Pramuniaga menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur pada Rabu (3/1/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nym)
Pramuniaga menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur pada Rabu (3/1/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nym)

JAKARTA, investor.id – Harga emas kembali menjadi pusat perhatian para investor pada awal pekan ini. Hari ini terlihat potensi kembalinya kenaikan harga emas.

Analis Deu Calion Futures (DCFX) Andrew Fischer menilai potensi ini didasarkan pada fakta bahwa harga emas sebelumnya berhasil bertahan di level support dan ada indikasi potensial untuk melanjutkan penguatan.

Pengaruh dari pelemahan dolar Amerika (USD) juga dianggap sebagai faktor positif, dengan kecenderungan USD yang akan terus turun ke depannya.

Advertisement

Fischer menilai salah satu faktor yang mendukung kembali naiknya harga emas adalah kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed).

Ia menjelaskan, tindakan The Fed yang terlalu cepat dalam rencana menurunkan suku bunga dapat dianggap sebagai kesalahan, mengingat indikasi kekuatan ekonomi sehingga tidak memerlukan penurunan suku bunga.

“Seharusnya cenderung untuk mempertahankan suku bunga dan fokus pada perbaikan ekonomi AS,” ungkapnya dalam catatan analis yang dirilis Senin (5/2).

Ia juga menyoroti pengaruh potensi penguatan terhadap USD nampaknya tidak terlalu berpengaruh terhadap emas dan perasaan tidak yakin terhadap kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS).

“Dalam konteks ini, investor lebih memilih emas sebagai tempat perlindungan nilai, terutama karena kondisi perekonomian yang belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan,” imbuhnya.

Dalam rangkuman harga emas hari ini, harga kembali terlihat turun pagi ini meskipun sempat mencoba untuk mengalami koreksi naik.

Potensi koreksi naik tersebut dapat dihadapi dengan kecenderungan penjualan lebih lanjut oleh para pelaku pasar, terutama karena data pekerjaan di Amerika Serikat (AS) yang masih kuat dan berpotensi meningkatkan inflasi.

Harga emas spot pada pukul 07.28 WIB turun 0,21% ke level US$ 2.035,56/oz, sedangkan emas berjangka sedikit turun 0,09% menjadi US$ 2.051,80/oz. Prediksi harga emas ke depannya menunjukkan adanya support di level US$ 2.028,20 dan resistance di level US$ 2.083,20.

Selain itu, indeks dolar AS berjangka yang memantau kinerja greenback naik 0,93%, diperdagangkan di level 103,825. Meski demikian, pengaruh penguatan USD terhadap harga emas diprediksi tidak terlalu signifikan karena investor masih cenderung memilih emas sebagai safe haven.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 36 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 49 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 49 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 1 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia