UNTR Terpapar Utang, Dividen Menipis?
JAKARTA, investor.id – JP Morgan menilai, ada dua sentimen negatif terhadap saham PT United Tractors Tbk (UNTR), yakni bisnis emas dan manuver perseroan menarik utang. Akan tetapi, prospek saham UNTR masih menjanjikan hingga Desember 2024.
JP Morgan menyebutkan bahwa Martabe, tambang emas United Tractors, merugi US$ 20 juta pada kuartal IV-2023, seiring kenaikan biaya ekspansi dan tempat tailing serta one off charge US$ 20 juta. Produksi emas Martabe turun 22% menjadi 29 ribu oz pada kuartal IV tahun lalu.
Kemudian, broker asing ini mencatat, United Tractors sudah memiliki utang bersih Rp 278 miliar pada tahun lalu. Ini menyusul aksi merger dan akuisisi perseroan.
“Kami percaya kejelasan tentang kebijakan dividen UNTR akan menjadi fokus para investor,” tulis JP Morgan dalam risetnya, yang dikutip pada Kamis (29/2/2024). Sebagai informasi, untuk tahun buku 2022, UNTR membagikan dividen besar mencapai Rp 7.003 per saham.
Secara umum, kinerja UNTR tahun lalu masih solid, dengan laba bersih Rp 20,6 triliun atau turun 2%. Jumlah itu mencapai 101% dari proyeksi laba bersih tahun 2023 versi JP Morgan dan 102% konsensus analis.
Target Harga Saham UNTR
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






