Minggu, 5 April 2026

Saham Bumi Resources (BUMI) Naik Terus, Ternyata Masih Murah

Penulis : Jauhari Mahardhika
3 Sep 2024 | 16:32 WIB
BAGIKAN
Kegiatan produksi unit usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Kaltim Prima Coal (KPC). (Foto: Perseroan)
Kegiatan produksi unit usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Kaltim Prima Coal (KPC). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), perusahaan batu bara milik Grup Bakrie dan Grup Salim, terus menanjak. Meski demikian, harga saham BUMI ternyata masih murah alias undervalued.

Price to earning ratio (PER) BUMI sebesar 12,35 kali per 2 September 2024, berdasarkan data RTI. Sebagai perbandingan, PER BYAN mencapai 45 kali, HRUM 15 kali, INDY 12 kali, PTBA 8 kali, ITMG 8 kali, dan ADRO 5 kali.

Jika laba Bumi Resources pada semester I-2024 dihitung secara proporsional (prorata) untuk setahun penuh, labanya bisa di kisaran US$ 170 juta. Bahkan dapat mencapai US$ 200 juta, bila keadaan mendukung.

ADVERTISEMENT

“Itu menyiratkan laba per saham (earnings per share/EPS) sebesar 7-8,3,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources, Dileep Srivastava dalam penjelasannya, yang dikutip pada Selasa (3/9/2024).

Menurut Dileep, EPS juga berlaku untuk PER emiten batu bara lain. Dibandingkan BYAN, BUMI sekitar 5,5-6,5 kali alias relatif sangat murah. Begitu juga dengan HRUM, BUMI 2 kali lebih murah. Selanjutnya dibandingkan INDY, BUMI tetap masih murah 30%. Namun, dengan ADRO, BUMI saat ini dinilai terlalu tinggi (overvalued) hampir 2 kali.

“PER rata-rata industri batu bara sekitar 18 kali, maka saham BUMI dinilai terlalu rendah sekitar 2 kali,” ungkap Dileep.

Para analis dan investor, kata dia, tentu dapat melakukan perhitungan sendiri, tergantung BUMI akan dibandingkan dengan siapa. “Berdasarkan cadangan/sumber daya terhadap EV dan kapitalisasi pasar, saham BUMI juga dinilai undervalued,” ujarnya.

Target 2024 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia