Minggu, 21 Juni 2026

Target IHSG Direvisi Naik, 9 Saham Jadi Pilihan Utama termasuk GOTO

Penulis : Jauhari Mahardhika
20 Sep 2024 | 14:18 WIB
BAGIKAN
Investor berada di galeri sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Investor berada di galeri sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed telah memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) atau 0,5%. Lantas, apakah itu bakal membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) menjadi bullish atau bearish? Simak juga rekomendasi terbaru untuk 9 saham pilihan utama, termasuk GOTO.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Wilastita Muthia Sofi mengungkapkan, sebelum memotong suku bunga sebesar 50 bps pada pekan ini, The Fed hanya melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 50 bps pada 2001 dan 2007, yang dalam kedua kasus tersebut diikuti oleh resesi ekonomi dan koreksi tajam di pasar saham Amerika Serikat (AS) dalam 12 bulan setelah pemangkasan.

Koreksi tajam juga dialami IHSG yang terpangkas 6% dan ambles 21% dalam 12 bulan, setelah pemangkasan suku bunga The Fed pada 2001 dan 2007. “Namun, dalam jangka pendek, tren pasar saat ini menunjukkan kemungkinan melanjutkan performanya, mengikuti pola yang terlihat pada 2007,” jelas Erindra.

ADVERTISEMENT

Adapun sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga, seperti bank dan properti, termasuk sektor yang outperformed sebelum pemangkasan suku bunga. Performa unggul dua sektor tersebut diperkirakan berlanjut dalam 3 bulan setelah pemangkasan.

Secara umum, BRI Danareksa Sekuritas yakin bahwa pertumbuhan laba per saham (earnings per share/EPS) akan tetap menjadi pendorong utama aliran dana dan kinerja pasar. Dalam 12 bulan ke depan, berdasarkan konsensus Bloomberg, pertumbuhan EPS IHSG diperkirakan tetap stabil sebesar 7%. Alhasil, pasar saham Indonesia tetap menarik di antara sejumlah negara berkembang.

“Meskipun prospek makro masih beragam, kami mengamati bahwa dalam 7 dari 10 tahun terakhir, konsensus terkait estimasi EPS pada saham-saham berkapitalisasi besar dipertahankan atau ditingkatkan pada kuartal III,” sebut Erindra.

Dengan berbagai faktor tersebut, BRI Danareksa Sekuritas menaikkan target IHSG tahun ini menjadi 8.238 dari sebelumnya 7.680 – dengan target bull/bear di level 8.395/8.080. Sedangkan asumsi pertumbuhan EPS dalam 12 bulan ke depan tetap sebesar 8%.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia