Sabtu, 4 April 2026

Target IHSG Direvisi Naik, 9 Saham Jadi Pilihan Utama termasuk GOTO

Penulis : Jauhari Mahardhika
20 Sep 2024 | 14:18 WIB
BAGIKAN
Investor berada di galeri sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Investor berada di galeri sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed telah memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) atau 0,5%. Lantas, apakah itu bakal membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) menjadi bullish atau bearish? Simak juga rekomendasi terbaru untuk 9 saham pilihan utama, termasuk GOTO.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Wilastita Muthia Sofi mengungkapkan, sebelum memotong suku bunga sebesar 50 bps pada pekan ini, The Fed hanya melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 50 bps pada 2001 dan 2007, yang dalam kedua kasus tersebut diikuti oleh resesi ekonomi dan koreksi tajam di pasar saham Amerika Serikat (AS) dalam 12 bulan setelah pemangkasan.

Koreksi tajam juga dialami IHSG yang terpangkas 6% dan ambles 21% dalam 12 bulan, setelah pemangkasan suku bunga The Fed pada 2001 dan 2007. “Namun, dalam jangka pendek, tren pasar saat ini menunjukkan kemungkinan melanjutkan performanya, mengikuti pola yang terlihat pada 2007,” jelas Erindra.

Advertisement

Adapun sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga, seperti bank dan properti, termasuk sektor yang outperformed sebelum pemangkasan suku bunga. Performa unggul dua sektor tersebut diperkirakan berlanjut dalam 3 bulan setelah pemangkasan.

Secara umum, BRI Danareksa Sekuritas yakin bahwa pertumbuhan laba per saham (earnings per share/EPS) akan tetap menjadi pendorong utama aliran dana dan kinerja pasar. Dalam 12 bulan ke depan, berdasarkan konsensus Bloomberg, pertumbuhan EPS IHSG diperkirakan tetap stabil sebesar 7%. Alhasil, pasar saham Indonesia tetap menarik di antara sejumlah negara berkembang.

“Meskipun prospek makro masih beragam, kami mengamati bahwa dalam 7 dari 10 tahun terakhir, konsensus terkait estimasi EPS pada saham-saham berkapitalisasi besar dipertahankan atau ditingkatkan pada kuartal III,” sebut Erindra.

Dengan berbagai faktor tersebut, BRI Danareksa Sekuritas menaikkan target IHSG tahun ini menjadi 8.238 dari sebelumnya 7.680 – dengan target bull/bear di level 8.395/8.080. Sedangkan asumsi pertumbuhan EPS dalam 12 bulan ke depan tetap sebesar 8%.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 54 detik yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 16 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 48 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 48 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 1 jam yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 1 jam yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia