Target IHSG Direvisi Naik, 9 Saham Jadi Pilihan Utama termasuk GOTO
JAKARTA, investor.id – Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed telah memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) atau 0,5%. Lantas, apakah itu bakal membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) menjadi bullish atau bearish? Simak juga rekomendasi terbaru untuk 9 saham pilihan utama, termasuk GOTO.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Wilastita Muthia Sofi mengungkapkan, sebelum memotong suku bunga sebesar 50 bps pada pekan ini, The Fed hanya melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 50 bps pada 2001 dan 2007, yang dalam kedua kasus tersebut diikuti oleh resesi ekonomi dan koreksi tajam di pasar saham Amerika Serikat (AS) dalam 12 bulan setelah pemangkasan.
Koreksi tajam juga dialami IHSG yang terpangkas 6% dan ambles 21% dalam 12 bulan, setelah pemangkasan suku bunga The Fed pada 2001 dan 2007. “Namun, dalam jangka pendek, tren pasar saat ini menunjukkan kemungkinan melanjutkan performanya, mengikuti pola yang terlihat pada 2007,” jelas Erindra.
Adapun sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga, seperti bank dan properti, termasuk sektor yang outperformed sebelum pemangkasan suku bunga. Performa unggul dua sektor tersebut diperkirakan berlanjut dalam 3 bulan setelah pemangkasan.
Secara umum, BRI Danareksa Sekuritas yakin bahwa pertumbuhan laba per saham (earnings per share/EPS) akan tetap menjadi pendorong utama aliran dana dan kinerja pasar. Dalam 12 bulan ke depan, berdasarkan konsensus Bloomberg, pertumbuhan EPS IHSG diperkirakan tetap stabil sebesar 7%. Alhasil, pasar saham Indonesia tetap menarik di antara sejumlah negara berkembang.
“Meskipun prospek makro masih beragam, kami mengamati bahwa dalam 7 dari 10 tahun terakhir, konsensus terkait estimasi EPS pada saham-saham berkapitalisasi besar dipertahankan atau ditingkatkan pada kuartal III,” sebut Erindra.
Dengan berbagai faktor tersebut, BRI Danareksa Sekuritas menaikkan target IHSG tahun ini menjadi 8.238 dari sebelumnya 7.680 – dengan target bull/bear di level 8.395/8.080. Sedangkan asumsi pertumbuhan EPS dalam 12 bulan ke depan tetap sebesar 8%.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






