Sabtu, 4 April 2026

Rupiah Menang Tipis Pasca Rilis Data China

Penulis : Grace El Dora
18 Nov 2024 | 10:15 WIB
BAGIKAN
Mata uang rupiah menang tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan Senin (18/11/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt)
Mata uang rupiah menang tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan Senin (18/11/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt)

JAKARTA, investor.id – Mata uang rupiah menang tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan Senin (18/11/2024). Kurs rupiah menguat pasca rilis data penjualan ritel China yang melebihi ekspektasi, sebut Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.

Nilai tukar (kurs) rupiah naik empat poin atau 0,35% dan bertengger di level Rp 15.870, dibandingkan sebelumnya di level Rp 15.874 per dolar AS.

"Data China ini meningkatkan optimisme di kawasan Asia mengenai pemulihan ekonomi China, yang pada gilirannya memicu sentimen risk-on," terang Josua dalam catatan Senin.

Advertisement

Penjualan ritel China Oktober 2024 diketahui tumbuh 4,8% secara tahunan (YoY) dibandingkan sebelumnya 3,2% YoY, lebih tinggi dari estimasi 3,8% YoY.

Di sisi lain, rupiah berpeluang melemah hari ini karena sinyal yang kurang dovish dari atau The Federal Reserve (The Fed).

Presiden Fed Boston Susan Collins menyampaikan pemotongan suku bunga kebijakan The Fed pada Desember 2024 masih menjadi bahan pertimbangan. Sementara itu, Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan suku bunga kebijakan untuk 12-18 bulan ke depan akan jauh lebih rendah.

Namun, ia juga menyoroti kemungkinan pemotongan suku bunga yang lebih lambat.

“Isu-isu tersebut meningkatkan kemungkinan The Fed kurang agresif dalam memangkas suku bunga pada 2025,” kata Josua.

Sepanjang pekan lalu, rupiah cenderung bergerak melemah akibat kekhawatiran terhadap kebijakan presiden terpilih AS Donald Trump, serta menurunnya ekspektasi penurunan suku bunga, didorong oleh pernyataan pejabat The Fed yang masih bersikap hati-hati. Rupiah melemah 1,17% secara mingguan (wtw) sepanjang pekan lalu.

Josua menakar kurs rupiah akan bergerak di kisaran Rp 15.825 sampai dengan Rp 15.950 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 10 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 42 menit yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 43 menit yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Market 1 jam yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 1 jam yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 2 jam yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia