Minggu, 5 April 2026

Gebrakan PTPP di Tol Semarang-Demak

Penulis : Muawwan Daelami
21 Jan 2025 | 11:57 WIB
BAGIKAN
PTPP Catat Pertumbuhan Laba
PTPP Catat Pertumbuhan Laba

JAKARTA, investor.id – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melakukan gebrakan dengan memanfaatkan matras bambu sebagai pondasi di Jalan Tol Semarang-Demak, Jawa Tengah.

Penggunaan matras bambu tersebut bukan hanya untuk memperkuat struktur jalan, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Bahkan, bambu yang dipakai berpotensi menjadi habitat baru bagi biota laut. Inovasi hijau ini sejalan dengan komitmen PTPP dalam membangun infrastruktur berkualitas dan ramah lingkungan.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, menyampaikan bahwa inovasi tersebut merupakan wujud nyata dari pemanfaatan material lokal yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

"Kami membuktikan bahan alami seperti bambu bisa dipadukan dengan teknologi modern untuk menghasilkan infrastruktur yang kokoh dan ramah lingkungan," jelas Novel dalam keterangan resminya dikutip, Selasa (21/1/2025).

Emiten BUMN Karya yang bertindak sebagai salah satu kontraktor proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1 ini berkomitmen menyelesaikan proyek jalan bebas hambatan tersebut secara tepat waktu dan mengedepankan kualitas dan keselamatan kerja.

“Harapannya, tol ini tidak hanya menjadi solusi banjir rob di wilayah pesisir utara Jawa, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian regional,” imbuh dia.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo yang meninjau progres pembangunan Tol Semarang-Demak pada Sabtu (11/1/2025), menyampaikan harapan, proyek tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Gebrakan PTPP di Tol Semarang-Demak
Menko AHY saat berkunjung ke Tol Semarang-Demak. Foto/PTPP

“Harapannya, tol ini tidak hanya mempermudah mobilitas dan meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini terdampak banjir rob,” ujar Menko AHY.

Merujuk pada situs resmi Kementerian PU, tol dengan total panjang 26,95 km itu dibangun menggunakan skema SBO-T (Supported, Build, Operate, and Transfer). Tol ini terdiri atas porsi investasi PTPP selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) melalui PT PP Semarang Demak (PPSD) dan pemerintah.

Porsi PPSD mengelola ruas Sayung - Demak sepanjang 16,31 km yang berada di daratan dan sudah beroperasi sejak 25 Februari 2023. Sedangkan, ruas Semarang - Sayung sepanjang 10,64 km yang berada di atas laut menjadi porsi pemerintah. Ruas tersebut terbagi menjadi tiga paket yang kini dalam tahap konstruksi dan ditargetkan seluruh paket tuntas pada Februari 2027.

Sementara porsi pemerintah, menunjuk Hutama Karya (HK) dan Beijing Urban Construction Group (BUCG) sebagai kontraktor pelaksana untuk Paket 1A , Paket 1B adalah PTPP, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan China Road and Bridge Corporation (CRBC), serta Paket 1C adalah PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dan Sinohydro. Sebagian dana pembangunan proyek ini bersumber dari pinjaman luar negeri.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia