BRIS Lampaui Perkiraan, Target Harga Dipatok Lebih Tinggi
JAKARTA, investor.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mencatatkan performa laba yang kuat pada 2024. Target harga saham BRIS pun dipatok lebih tinggi.
BSI mencetak peningkatan laba bersih sebesar 26% yoy atau 11% qoq menjadi Rp 1,9 triliun pada kuartal IV-2024. Alhasil, laba bersih BSI sepanjang 2024 mencapai Rp 7 triliun atau tumbuh 23% yoy.
“Laba tersebut sedikit melampaui perkiraan,” tulis analis MNC Sekuritas, Victoria Venny dalam risetnya.
Adapun pre-provision operating profit (PPOP) emiten berkode saham BRIS tersebut meningkat 15,5% yoy. Cost of credit (CoC) tetap stabil sebesar 0,8%.
Namun, net imbalan (NI) BRIS sedikit turun sebanyak 10 basis poin (bps) yoy menjadi 5,7%. “Itu karena kenaikan imbal hasil aset sebesar 10 bps yoy, tetapi diimbangi dengan biaya dana (cost of fund/CoF) yang lebih tinggi atau naik 40 bps yoy,” jelas Victoria.
Lebih lanjut, financing to deposit ratio (FDR) meningkat menjadi 85%. Dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 11% yoy, yang didukung oleh peningkatan dana murah (current account saving account/CASA) sebesar 11% yoy dan pertumbuhan deposito berjangka mencapai 13% yoy.
Baca Juga:
Laba BCA (BBCA) di JanuariManajemen BRIS memperkirakan NI tahun ini tetap berada pada kisaran 5,5-5,9%.
BRIS juga akan menggandakan bisnis emas dan menargetkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 14-16% pada 2025. Lisensi bullion bank juga dapat membuka aliran pendapatan baru.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






