Minggu, 5 April 2026

IHSG Bisa Jeblok, Awasi BBRI, INDF, hingga MEDC

Penulis : Jauhari Mahardhika
22 Jun 2025 | 17:16 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih rentan koreksi dan menguji batas bawah (support) di 6.820-6.850 pada awal pekan. Khusus perdagangan Senin (23/6/2025), pemodal bisa mengamati beberapa saham, mulai dari BBRI, INDF, hingga MEDC.

Adapun batas atas (resistance) IHSG ditaksir berada di level 7.100 dan pivot di 7.000. Pada perdagangan Jumat (20/6/2025), IHSG kembali ditutup rontok atau turun 61,5 poin (0,8%) ke level 6.907,1. Ini melanjutkan pelemahan selama tiga hari beruntun.

Secara teknikal, IHSG telah menutup gap di 6.882 pada perdagangan Jumat (20/6). “Indikator stochastic RSI berada di area jenuh jual (oversold). Namun, belum ada indikasi pembalikan arah. Negative slope MACD melebar dan volume jual meningkat,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (22/6/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut broker efek itu, pelemahan IHSG pada Jumat (20/6) terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap dampak ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya intensitas ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Berlanjutnya pelemahan rupiah seiring penguatan dolar AS juga membebani pergerakan IHSG.

Amerika Serikat (AS) resmi ikut menggempur Iran dengan menghancurkan tiga fasilitas nuklir Iran. Serangan oleh tentara Amerika Serikat tersebut fokus di tiga lokasi utama fasilitas nuklir Iran, yaitu Fordow, Esfahan, dan Natanz. Ini bisa menjadi tambahan sentimen negatif bagi pasar.

Sementara itu, sejumlah indeks utama bursa Asia ditutup beragam pada Jumat (20/6), setelah Bank Sentral China mempertahankan suku bunga acuan sebesar 3% untuk loan prime rate 1 tahun dan 3,5% untuk loan prime rate 5 tahun.

Keputusan ini senada dengan The Fed dan BoE yang cenderung berhati-hati dalam menurunkan suku bunga di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Harga emas pun terkikis pada Jumat (20/6) di tengah kekhawatiran kembali naiknya laju inflasi, yang akan membatasi penurunan suku bunga dan mendorong penguatan dolar AS.

BBRI, INDF, hingga MEDC 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia