IHSG Bisa Jeblok, Awasi BBRI, INDF, hingga MEDC
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih rentan koreksi dan menguji batas bawah (support) di 6.820-6.850 pada awal pekan. Khusus perdagangan Senin (23/6/2025), pemodal bisa mengamati beberapa saham, mulai dari BBRI, INDF, hingga MEDC.
Adapun batas atas (resistance) IHSG ditaksir berada di level 7.100 dan pivot di 7.000. Pada perdagangan Jumat (20/6/2025), IHSG kembali ditutup rontok atau turun 61,5 poin (0,8%) ke level 6.907,1. Ini melanjutkan pelemahan selama tiga hari beruntun.
Secara teknikal, IHSG telah menutup gap di 6.882 pada perdagangan Jumat (20/6). “Indikator stochastic RSI berada di area jenuh jual (oversold). Namun, belum ada indikasi pembalikan arah. Negative slope MACD melebar dan volume jual meningkat,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (22/6/2025).
Menurut broker efek itu, pelemahan IHSG pada Jumat (20/6) terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap dampak ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya intensitas ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Berlanjutnya pelemahan rupiah seiring penguatan dolar AS juga membebani pergerakan IHSG.
Amerika Serikat (AS) resmi ikut menggempur Iran dengan menghancurkan tiga fasilitas nuklir Iran. Serangan oleh tentara Amerika Serikat tersebut fokus di tiga lokasi utama fasilitas nuklir Iran, yaitu Fordow, Esfahan, dan Natanz. Ini bisa menjadi tambahan sentimen negatif bagi pasar.
Sementara itu, sejumlah indeks utama bursa Asia ditutup beragam pada Jumat (20/6), setelah Bank Sentral China mempertahankan suku bunga acuan sebesar 3% untuk loan prime rate 1 tahun dan 3,5% untuk loan prime rate 5 tahun.
Keputusan ini senada dengan The Fed dan BoE yang cenderung berhati-hati dalam menurunkan suku bunga di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Harga emas pun terkikis pada Jumat (20/6) di tengah kekhawatiran kembali naiknya laju inflasi, yang akan membatasi penurunan suku bunga dan mendorong penguatan dolar AS.
BBRI, INDF, hingga MEDC
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






