Minggu, 5 April 2026

Target Harga Saham PTBA di Bawah Level Saat Ini

Penulis : Jauhari Mahardhika
24 Jun 2025 | 06:01 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan usaha PT Bukit Asam Tbk (PTBA). (Foto: Istimewa)
Ilustrasi kegiatan usaha PT Bukit Asam Tbk (PTBA). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) ambles 14,9% ke level Rp 2.510 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/6/2025). Lantas, berapa target harga saham PTBA?

Saham PTBA telah terpangkas 16,6% dalam sepekan terakhir. Sebulan, PTBA anjlok 11,6% dan year to date (ytd) terkikis 8,7%.

Saham PTBA melemah signifikan bertepatan dengan ex date dividen perseroan di pasar reguler dan pasar negosiasi pada Senin (23/6/2025).

ADVERTISEMENT

Ex dividen adalah tanggal dimana investor yang membeli saham tidak lagi berhak mendapatkan dividen. Saat ex date, harga saham berpotensi turun karena tekanan jual.

Bukit Asam (PTBA) berencana membagikan dividen tahun buku 2024 sebesar Rp 3,8 triliun atau Rp 332 per saham. Jumlah dividen PTBA setara dengan 75% dividend payout ratio.

Dari sisi kinerja keuangan, PTBA mencatatkan laba bersih kuartal I-2025 yang meleset dari ekspektasi analis.

Analis KB Valbury Sekuritas, Laurencia Hiemas mengungkapkan bahwa laba bersih PTBA pada kuartal I-2025 mencapai 10,7% dari estimasi setahun penuh yang dihitung KB Valbury Sekuritas dan 8,3% dari konsensus analis.

“Pencapaian itu jauh di bawah rata-rata kontribusi kuartal I yang biasanya sebesar 15-20%,” tulis Laurencia dalam risetnya.

Menurut dia, pendapatan PTBA ditopang oleh volume penjualan sebanyak 10,3 juta ton atau turun 11% qoq, namun tumbuh 6% yoy. Meski demikian, harga jual rata-rata (ASP) batu bara PTBA turun 7% qoq atau 1% yoy menjadi Rp 0,95 juta/ton.

Produksi mencapai 8,45 juta ton atau turun 18% qoq, tapi meningkat 16% yoy. Realisasi tersebut melampaui target, meski di tengah hujan deras. Namun, pengangkutan batu bara terganggu, dimana sekitar 300 ribu ton tidak terkirim.

“Biaya bahan bakar naik pasca pengurangan B40 dan pelemahan nilai tukar rupiah,” sebut Laurencia.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa tekanan terhadap sektor pertambangan batu bara masih akan berlanjut. Hal itu akibat kelebihan pasokan, pelemahan permintaan, peningkatan produksi China, serta formula harga batu bara acuan (HBA) yang kaku dan membebani profitabilitas dalam jangka pendek.

Target Harga Saham PTBA 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia