Minggu, 5 April 2026

Perusahaan TV Korsel Masuk FILM, Gara-gara Danantara?

Penulis : Muawwan Daelami
29 Jun 2025 | 17:08 WIB
BAGIKAN
Manoj Punjabi. (Foto: MD Entertainment/FILM)
Manoj Punjabi. (Foto: MD Entertainment/FILM)

JAKARTA, investor.id – PT MD Entertainment Tbk (FILM) bersiap menggelar aksi penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue lewat penawaran sebanyak 989.779.796 saham (9,09%) dari modal dengan harga pelaksanaan Rp 800 per saham. Dalam aksi korporasi ini, perusahaan TV dan radio asal Korea Selatan (Korsel) akan masuk.

Sesuai jadwal, FILM bakal melangsungkan perdagangan HMETD tersebut pada periode 10-18 Juli 2025 dan diestimasikan mampu menghimpun dana sejumlah Rp 791 miliar. Sebanyak Rp 748 miliar dari dana hasil rights issue akan digunakan FILM untuk membayar seluruh pokok utang kepada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Sementara sisanya akan FILM gunakan sebagai modal kerja (working capital) seperti biaya produksi film, konten, gaji karyawan, dan biaya utilitas seperti biaya rutin operasional yang mencakup listrik, air, dan internet.

ADVERTISEMENT

FILM sengaja mempercepat pembayaran seluruh pokok pinjaman yang sedianya jatuh pada 61 bulan sejak penandatangan perjanjian fasilitas Mandiri ini dengan pertimbangan ingin meningkatkan kinerja keuangan.

“Pembayaran dipercepat akan mengurangi biaya bunga perseroan, dan hal tersebut diharapkan akan meningkatkan profitabilitas perseroan dengan efisiensi beban bunga melalui penurunan jumlah utang yang terutang dari perseroan,” tulis manajemen FILM dalam prospektus dikutip, Minggu (29/6/2025).

FILM sebelumnya menggunakan dana hasil pinjaman Bank Mandiri dengan bunga 9,25% tersebut untuk mengambilalih atau mengakuisisi PT Net Visi Media Tbk (NETV) yang kini telah berganti nama menjadi PT MDTV Media Technologies Tbk.

Para pemegang yang berhak mendapatkan rights dalam aksi fundraising ini adalah mereka yang namanya tercatat pada 8 Juli 2025. Mereka berhak mempunyai satu HMETD di mana satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham baru yang ditawarkan.

Sedangkan, bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan rights-nya, maka persentase kepemilikan sahamnya secara proporsional akan terdilusi sebanyak 9,09% setelah pelaksanaan rights issue.

Perusahaan Korsel & Danantara

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia