Harga Emas Nyungsep, Pasar Menanti Data Tenaga Kerja AS
NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia nyungsep pada Kamis (4/9/2025) pagi. Pelemahan itu terjadi karena aksi profit taking setelah sehari sebelumnya menyentuh rekor tertinggi didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari Reuters, fokus pasar kini tertuju pada rilis data tenaga kerja AS.
Harga emas dunia hari ini terlihat anjlok 1% menjadi US$ 3.523,24 per ons pada berita dibuat. Sehari sebelumnya, harga emas sempat menembus rekor US$ 3.578,5. Sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga terkoreksi 0,8% ke US$3.605,60.
“Pasar hanya melihat aksi profit taking. Namun emas masih dalam tren bullish. Ekspektasi pemangkasan suku bunga dan kekhawatiran atas independensi The Fed akan terus mendukung permintaan aset safe haven,” ujar Managing Director GoldSilver Central Brian Lan.
Lan memprediksi, harga emas bisa menembus US$3.800 dalam waktu dekat.
Baca Juga:
Penerawangan Baru Harga Emas, Siap-siapData terbaru menunjukkan lowongan pekerjaan di AS anjlok lebih dari perkiraan, hanya 7,181 juta pada Juli 2025. Sejumlah pejabat The Fed menilai kondisi pasar tenaga kerja semakin memperkuat alasan untuk memangkas suku bunga.
Peluang Pemangkasan The Fed
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






