Minggu, 5 April 2026

Kenapa Saham ADRO Bisa Semurah Ini?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Sep 2025 | 14:21 WIB
BAGIKAN
Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Ist
Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Ist

JAKARTA, investor.id - Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) kembali memerah pada perdagangan Selasa (16/9/2025). Di sekitar pukul 14.11 WIB, saham ADRO ada di posisi Rp 1.650 atau minus 1,79%.

Sudah sebanyak 90 juta saham Alamtri Resources Indonesia diperdagangkan, frekuensi 27.868 kali, dan nilai transaksi Rp 150,36 miliar.

Padahal saham berkode ADRO sempat naik tipis 0,60% pada Senin (15/9/2025) kemarin. Setelah sebelumnya pada perdagangan pekan lalu saham ini mayoritas ditutup memerah dengan hanya sekali stagnan. Dalam periode tahun berjalan, saham ADRO merosot sekitar 30%.

ADVERTISEMENT

Alamtri Resources Indonesia (ADRO) – dahulu bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk – telah melepas bisnis tambang batu bara termalnya pada tahun lalu. Saat ini, ADRO fokus pada bisnis metalurgi, mineral, dan energi terbarukan.

Secara valuasi, saham ADRO lagi murah. Rasio price to book value (PBV) di kisaran 0,66 kali. Dan price earning ratio (PER) 3,90 kali (TTM). Itu berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas.

Sucor Sekuritas sempat mengulas pada Mei lalu bahwa valuasi ADRO jauh lebih rendah dibandingkan perusahaan energi terbarukan lainnya seperti PGEO dan BREN. ADRO diperdagangkan dengan rasio P/E yang jauh lebih rendah (TTM: 3,81 vs. PGEO 22,80 dan BREN 437,19) dan rasio harga terhadap nilai buku (P/B) yang jauh lebih rendah (saat itu) (0,84 vs. PGEO 1,56 dan BREN 98,27).

Sucor Sekuritas menaksir kenapa saham ADRO bisa semurah itu. “Hal ini menunjukkan bahwa ADRO relatif undervalued meskipun beroperasi di sektor energi yang sama, kemungkinan mencerminkan warisannya yang berbasis batu bara dibandingkan dengan premi pasar untuk energi terbarukan,” sebut Sucor Sekuritas.

Kala itu, Sucor Sekuritas mengulangi rekomendasi beli kami pada ADRO dengan TP Rp 4.500 per saham yang menyiratkan PE 2025F 6,7x.

Sebagai informasi, ADRO juga tengah memasuki periode buyback saham sejak RUPS tanggal 2 Juni 2025 dan akan berakhir pada 3 Juni 2026.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 59 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia