Minggu, 5 April 2026

Lelang Frekuensi 1.4 GHz Selesai, Ini Saham yang Paling Diuntungkan

Penulis : Indah Handayani
15 Okt 2025 | 16:22 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi fixed broadband (Foto: IST)
Ilustrasi fixed broadband (Foto: IST)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menuntaskan proses lelang spektrum frekuensi 1.4 GHz, Rabu (15/10/2025). Langkah strategis ini dipandang sebagai tonggak penting dalam mempercepat pemerataan akses internet terjangkau di seluruh Indonesia sekaligus membuka peluang besar bagi emiten telekomunikasi yang terlibat.

Salah satu saham yang disebut paling diuntungkan dari hasil lelang ini adalah PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge. Perusahaan ini dinilai memiliki potensi besar untuk memanfaatkan spektrum frekuensi tersebut, terutama jika berhasil memenangkan wilayah Regional 1, area dengan prospek pasar terbesar mencakup Pulau Jawa, Papua, dan Maluku.

Pengamat pasar modal dan Founder Entry Exit Investment Indrawijaya Rangkuti menilai, frekuensi 1.4 GHz akan menjadi kunci penting bagi operator yang ingin memperluas layanan Fixed Wireless Access (FWA), teknologi nirkabel yang memungkinkan akses internet rumah tangga tanpa infrastruktur kabel fiber optik.

ADVERTISEMENT

“Fokus utama dari pemanfaatan frekuensi ini bukan hanya kecepatan, tetapi pemerataan dan keterjangkauan. Jika benar WIFI memenangkan lelang di Regional 1, itu akan menjadi katalis kuat untuk ekspansi bisnis mereka dan berpotensi mendorong kenaikan harga sahamnya,” ujar Indrawijaya.

Regional 1 menjadi wilayah dengan potensi serapan pasar tertinggi, mencapai 70% dari total populasi nasional. Dengan lebih dari 170 juta penduduk, sebagian besar berasal dari segmen menengah ke bawah yang sensitif terhadap harga, pasar ini dinilai ideal bagi model bisnis Surge yang berfokus pada layanan digital terjangkau bagi masyarakat luas.

Dari sisi teknikal, Indrawijaya melihat pergerakan saham WIFI berada di tren positif. Ia menyebut level 3.210 sebagai important support, 3.500 sebagai minor support, sementara 4.420 dan 4.700 menjadi resistance penting. Target jangka menengahnya bahkan bisa mencapai 5.175, seiring potensi fundamental yang menguat pasca-lelang.

“WIFI sudah beberapa kali mencetak all time high. Jika katalis lelang ini terealisasi, sangat mungkin sahamnya akan kembali menguat secara signifikan,” ujarnya.

Industri Telekomunikasi Nasional

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia