IHSG Terancam Dilanda Profit Taking, tapi 6 Saham Masih Menarik Diburu
JAKARTA, investor.id - Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) terancam dilanda profit taking pada Jumat (31/10/2025). IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada rentang resistance 8.250, pivot 8.200, dan support 8.050.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham masih menarik diburu, salah satunya PGAS.
Phintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG kemarin ditutup menguat di level 8.184,06 (0,22%). Saham sektor teknologi, energi dan keuangan membukukan penguatan terbesar. Namun rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp 16.636, seiring dengan pelemahan mata uang negara Asia lainnya terhadap dollar AS.
Sementara itu, lanjut Phintraco Sekuritas, indeks di bursa Asia ditutup beragam di mana indeks Kospi mencapai rekor tertinggi sedangkan indeks di bursa China dan Hong Kong melemah (30/10/2025).
“Seperti yang diperkirakan, Bank of Japan mempertahankan suku bunga acuannya tetap di level 0,5%, mempertahankan suku bunga pinjaman pada level tertinggi sejak 2008,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jumat (31/10/2025).
Baca Juga:
IHSG Melesat, 5 Saham Ngamuk di Atas 21%Presiden AS Donald Trump akhirnya melakukan pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping di Busan, Korea Selatan pada Kamis pagi (30/10/2025). Hasil dari pertemuan tersebut diantaranya AS akan mengurangi tarif impor yang terkait dengan perdagangan obat fentanil menjadi 10% dari sebelumnya 20%.
Tarif impor AS
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






