Saham BUMI Bisa Jadi Segini
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup stagnan di Rp 366 pada perdagangan terakhir tahun lalu tanggal 30 Desember 2025. Saham emiten pertambangan ini didera tekanan jual asing.
Sejumlah 1,48 miliar saham Bumi Resources (BUMI) diperdagangkan, frekuensi 100.096 kali, dan nilai transaksi Rp 1,03 triliun. Investor asing mencatatkan net sell di saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini Rp 109,12 miliar.
Sebelumnya di 23 dan 24 Desember 2025, saham BUMI anjlok masing-masing minus 3,55% dan 4,74%. Saham ini sempat menguat tipis 1,10% di 29 Desember, lalu stagnan keesokan harinya.
Baca Juga:
Nasib Saham BBRI, BUMI, dan BBCALantas ke mana arah saham emiten batu bara Bumi Resources selanjutnya?
Kiwoom Sekuritas dalam analisis teknikal tanggal 30 Desember 2025 menyebutkan titik krusial alias pivot point saham BUMI di level 365. Sehingga jika berada di area itu berpotensi melemah ke support pertama 353 dan support kedua 343.
Namun demikian, saham BUMI juga masih bisa menguat dengan resistance pertama 375 dan resistance kedua 387.
Kiwoom Sekuritas merekomendasikan stoploss jika saham Bumi Resources jatuh hingga 337.
Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyebutkan pergerakan harga saham BUMI sebenarnya masih dalam tren yang bullish. Tapi saat ini, harga sedang pullback dengan support di level 354-362.
Kendati begitu, BRIDS dalam ulasannya 30 Desember 2025 menyatakan selama berada di atas level support tersebut, saham Bumi Resources masih ada potensi lanjutan tren bullish dengan target resistance di level 376-384.
Broker tersebut merekomendasikan strategi saham BUMI swing trade dengan buy di area 360-366. Target harga pertama 376 dan target harga kedua 384. Stoploss di bawah 350.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






