IHSG Anjlok, 5 Saham Justru Terbang hingga 26%
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (29/1/2026), ditutup anjlok 88,35 poin (1,06%) ke level 8.232,2.
Sejumlah saham terpantau memberikan cuan besar mulai dari saham KIOS hingga SURE dengan lonjakan harga 19% sampai 26%.
Adapun total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 67,6 triliun. Sebanyak 227 saham menguat, sedangkan 544 saham turun dan 187 saham stagnan. Volume perdagangan sebanyak 95 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 4,85 juta kali.
Terdapat satu sektor saham yang menguat pada penutupan pasar hari ini yakni sektor transportasi sebesar 0,76%.
Selanjutnya, pelemahan melanda sektor barang konsumen primer 4,88%, sektor properti 3,83%, sektor barang konsumen non-primer 3,63%, sektor kesehatan 3,3%, sektor energi 2,66%, sektor perindustrian 2,65%, sektor infrastruktur 2,64%, sektor barang baku 2,51%, sektor teknologi 0,96%, dan sektor keuangan 0,53%.
Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini rontok parah seiring dengan lanjutan tekanan aksi jual pasar saham dampak dari ultimatum MSCI. Keputusan MSCI untuk menghentikan sementara penyeimbangan ulang indeks saham Indonesia, dengan alasan kekhawatiran transparansi kepemilikan yang meningkatkan risiko penurunan peringkat dari emerging market menjadi frontier market.
Pilarmas menambahkan, sentimen lainnya dimana efek dari MSCI membuat Goldman Sachs yang menurunkan peringkat IHSG menjadi underweight. Ini mengguncang kepercayaan investor sehingga ini memberikan dampak sentimen negatif pasar keuangan Indonesia.
Sementara itu, lanjut Pilarmas, indeks saham Asia cenderung bergerak mixed. The Fed memutuskan untuk tidak mengubah tingkat suku bunga, dan bertahan di level 3,5%-3,75%, sesuai prediksi pasar sebelumnya.
Selanjutnya dari geopolitik, dimana risiko geopolitik tetap tinggi setelah peringatan Amerika Serikat (AS) tentang kemungkinan aksi militer terhadap Iran dan pernyataan bahwa kekuatan angkatan laut AS yang besar di kawasan itu siap bertindak dengan cepat dan keras.
Cuan Besar
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






