IHSG Berpotensi Menguat ke Level Ini, 6 Saham Dijagokan
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak menguat pada perdagangan Jumat (30/1/2026).
CGS International Sekuritas Indonesia mengatakan, melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan terkoreksinya beberapa harga komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu, komitmen dari OJK, BEI, dan SRO untuk memenuhi permintaan MSCI terkait transparasi kepemilikan saham berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.035-7.840 dan resist 8.430-8.625,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasan, Jumat (30/1/2026).
Pada perdagangan kemarin, indeks di bursa Wall Street ditutup bervariasi dengan mayoritas melemah dipicu oleh penurunan saham pembuat perangkat lunak.
Saham Microsoft terkoreksi hingga 9,99%, yang merupakan pelemahan terbesar sejak Maret 2020 setelah perseroan melaporkan bahwa pertumbuhan bisnis komputasi awannya mengalami perlambatan di kuartal II tahun fiskal.
Perseroan juga merilis panduan margin operasional yang lebih rendah untuk kuartal ketiga tahun fiskal.
Sementara itu, kekhawatiran di kalangan investor bahwa teknologi kecerdasan buatan bisa mengganggu model bisnis Microsoft membuat saham ServiceNow, Salesforce dan Oracle kompak ditutup melemah masing-masing 9,94%, 6,09% dan 2,19%.
CGS International Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi saham BMRI, BBNI, BBCA, TLKM, ISAT, dan ADRO untuk trading, Jumat (30/1/2026).
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






