IHSG Rebound, OJK: Sinyal Pasar Percaya Rencana Aksi Reformasi
3 Feb 2026 | 20:47 WIB
JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pembalikan arah (rebound) yang impresif pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Setelah sempat tertekan 2% di awal pembukaan, IHSG ditutup menguat tajam 2,52% hingga menembus level psikologis 8.100.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penguatan ini merupakan respons rasional investor terhadap langkah cepat pembenahan integritas pasar modal. Pejabat sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawasa Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa performa positif ini selaras dengan rencana aksi percepatan reformasi yang dicanangkan OJK bersama pemerintah dan Self Regulatory Organization (SRO).
“Ini selaras, mungkin karena kami OJK bersama seluruh pelaku SRO, dan dukungan pemerintah, mencanangkan kelompok rencana aksi dalam rangka percepatan reformasi integritas di pasar modal Indonesia,” ujar Hasan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Meski indeks sempat anjlok hingga memicu trading halt pada pekan lalu, investor asing justru mulai mencatatkan pembelian bersih (net buy) dalam jumlah besar. Dalam kesempatan terpisah, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat arus modal masuk (in-flow) asing telah memberikan tenaga baru bagi IHSG.
“Kalau kemarin (Senin) kita lihat lebih dari Rp 600 miliar itu net in-flow asing. Dan pagi ini masuk jalur hijau,” ungkap Airlangga usai menghadiri Indonesia Economic Summit 2026 di Jakarta, pada Selasa.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal stabilitas pasar, OJK mengambil langkah tidak biasa dengan menempatkan jajaran direksi dan komisaris SRO untuk berkantor secara fisik di Gedung BEI hingga batas waktu yang belum ditentukan. Langkah "ngantor di bursa" ini bertujuan mempercepat koordinasi pengambilan keputusan dan merespons dinamika pasar secara real-time.
Hasan menekankan bahwa transparansi akan menjadi prioritas utama. OJK berjanji akan menyampaikan progres reformasi setiap minggu kepada publik hingga evaluasi final oleh MSCI pada Mei mendatang.
“Nanti mudah-mudahan akan kita dengarkan sama-sama evaluasi di bulan Mei, yang berlaku nanti di bulan Juni. Setiap minggunya, setiap progres yang dilakukan, itu akan kami sampaikan kepada publik,” pungkas Hasan.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






