Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Rabu 4 Februari 2026: Terkoreksi
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terkoreksi pada Rabu (4/2/2026), di tengah sentimen global yang masih berisiko, termasuk ketegangan geopolitik AS–Iran serta dinamika kebijakan moneter The Fed.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.03 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini terkoresi 11 poin (0,07%) ke level Rp 16.764,5 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,07% ke level 97,36.
Baca Juga:
Rupiah dalam Pusaran TekananSedangkan pada perdagangan Selasa (3/2/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 44 poin di level Rp 16.754.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menprediksi, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 16.750 - 16.780. Prospek kurs rupiah masih dibayangi sentimen - sentimen global yang berisiko salah satunya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran.
Dilaporkan, Ibrahim menambahkan, Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran segera melakukan pembicaraan serius dengan Washington terkait isu nuklir. “Sentimen lainnya yang mempengaruhi prospek rupiah adalah pencalonan Kevin Warsh menjadi ketua The Fed baru,” ungkap Ibrahim dalam risetnya, Rabu (4/2/2026).
Diketahui, Warsh sebagian besar mendukung dorongan Trump untuk memangkasan suku bunga The Fed lebih rendah. Tetapi ia juga mengkritik aktivitas pembelian aset The Fed dan menyerukan neraca yang lebih kecil. Hal ini diyakini bisa membuat kebijakan moneter AS tetap relatif ketat dalam beberapa tahun mendatang.
Nominasi Warsh
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






