Minggu, 5 April 2026

Warga Berburu Emas hingga ke Sungai

Penulis : M. Awaludin
4 Feb 2026 | 13:00 WIB
BAGIKAN
Tingginya harga emas memicu gelombang warga dari berbagai daerah di Pulau Lombok untuk mendatangi aliran air di sela perbukitan Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). (B-Universe/M. Awaludin)
Tingginya harga emas memicu gelombang warga dari berbagai daerah di Pulau Lombok untuk mendatangi aliran air di sela perbukitan Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). (B-Universe/M. Awaludin)

JAKARTA, investor.id - Tingginya harga emas memicu gelombang warga dari berbagai daerah di Pulau Lombok untuk mendatangi aliran air di sela perbukitan Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka berburu serpihan emas yang diyakini terkandung di aliran sungai tersebut.

Pantauan di lokasi, ratusan warga tampak memadati bantaran sungai dengan peralatan sederhana seperti dulang, sekop, dan ember. Aktivitas pendulangan ini ramai dilakukan sejak pagi hingga sore hari, terutama saat akhir pekan dan hari libur.

Advertisement

Seorang warga, yakni Samsul Hadi, mengaku datang bersama keluarga hanya untuk mencoba peruntungan. Ia tergiur cerita sesama warga yang disebut-sebut berhasil mendapatkan emas hingga dua gram.

“Libur, ya kita coba-coba. Siapa tahu ada nasib, dapat. Soalnya ada cerita, ada yang dapat dua gram,” ujar Samsul di Desa Serage, Lombok Tengah, NTB, Rabu (4/2/2026).

Namun, hasil yang ia peroleh masih jauh dari harapan. Seharian mendulang, Samsul hanya mendapatkan butiran emas sangat kecil, menyerupai pasir.

“Untuk saat ini belum ada penampakan yang besar. Dapat tadi titik-titik kecil saja, kayak pasir,” katanya.

Samsul mengaku baru pertama kali datang ke lokasi tersebut. Meski hasilnya minim, ia tak menutup kemungkinan akan kembali jika mendengar kabar ada warga lain yang memperoleh emas lebih banyak.

“Kalau memang ada yang dapat, ya pasti balik lagi,” ucapnya.

Fenomena ini membuat aparat kepolisian turun langsung ke lokasi. Bhabinkamtibmas Desa Serage, Aipda Indra Jaya Kusuma, mengatakan pihaknya bersama Babinsa telah berulang kali memberikan imbauan kepada warga agar menghentikan aktivitas pendulangan dan penggalian emas.

Menurut Indra, kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, mulai dari erosi tanah hingga risiko longsor dan banjir.

“Terkait kegiatan masyarakat yang melakukan pendulangan maupun penggalian emas, kami hanya bisa menghimbau untuk menghentikan kegiatannya. Kami khawatir kegiatan ini akan menimbulkan kerusakan alam sehingga menyebabkan tanah longsor dan banjir,” tegas Indra.

Didorong Faktor Ekonomi

Indra mengakui imbauan yang dilakukan secara persuasif dan humanis belum sepenuhnya direspons warga. Faktor ekonomi dan harapan mendapatkan emas menjadi alasan utama masyarakat tetap bertahan di lokasi.

“Kayaknya kurang direspon sama warga kita ini. Tapi tetap kami lakukan pendekatan secara humanis,” tambahnya.

Hingga kini, belum ada data resmi terkait jumlah pasti pendulang maupun besaran emas yang berhasil diperoleh warga. Aparat desa dan kepolisian masih terus melakukan pemantauan sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan.

Pemerintah desa juga diimbau untuk mengambil langkah antisipatif guna mencegah dampak ekologis yang lebih luas, mengingat kawasan tersebut berada di wilayah perbukitan yang rawan longsor saat musim hujan.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 44 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 57 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 57 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 1 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia