Minggu, 5 April 2026

Rupiah Tak Kuat Hadapi Tekanan Bertubi-tubi

Penulis : Natasha Khairunisa
10 Feb 2026 | 16:26 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah (IDR) kembali jatuh pada Selasa, 10 Februari 2026.

Pada perdagangan Selasa sore (10/2/2026), kurs rupiah ditutup melemah 7 poin terhadap dolar AS (USD), setelah sebelumnya sempat menguat 20 poin di level Rp 16.812 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.805. 

Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa rupiah melemah meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah sedikit mereda.

ADVERTISEMENT

Ketegangan AS-Iran mereda setelah Departemen Transportasi menyarankan kapal-kapal berbendera AS untuk tetap sejauh mungkin dari wilayah Iran saat melewati Selat Hormuz dan Teluk Oman.

"Fokus minggu ini adalah pada data ekonomi dari konsumen minyak terbesar di dunia, dengan data tersebut diharapkan akan memengaruhi prospek permintaan," kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Selasa (10/2/2026).

Rupiah juga melemah menjelang rilis data ekonomi AS. Salah satunyadata penggajian non-pertanian bulan Januari 2026 yang akan dirilis pada hari Rabu besok (11/2), sementara data inflasi indeks harga konsumen akan dirilis pada hari Jumat.

"Data-data tersebut juga diperkirakan akan memengaruhi prospek suku bunga AS, terutama di tengah perubahan kepemimpinan yang akan segera terjadi di Federal Reserve," ungkap Ibrahim.

Pelemahan rupiah juga terjadi menjelang rilis data ekonomi China, yang mencakup data CPI dari importir minyak terbesar di dunia tepat sebelum liburan Tahun Baru Imlek.

Dari sisi internal, rupiah jatuh meski rilis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendekati level 80%.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 56 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia