Minggu, 5 April 2026

Rupiah Tertekan Lagi Imbas Sentimen Global

Penulis : Natasha Khairunisa
13 Feb 2026 | 16:43 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah kembali merosot pada Jumat, 13 Februari 2026. 

Pada perdagangan Jumat sore (13/2/2026), kurs rupiah ditutup melemah 8 poin terhadap dolar AS (USD), setelah sebelumnya sempat melemah 20 poin di level Rp 16.836 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.828. 

Direktur PT. Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa rupiah melemah imbas beberapa sentimen eksternal, salah satunya terkait ketidakpastian mengenai pemotongan suku bunga AS, setelah data penggajian Amerika menunjukkan beberapa tanda ketahanan di pasar tenaga kerja pada Januari 2026.

ADVERTISEMENT

"Dolar AS pulih dari titik terendah mingguan setelah data penggajian non-pertanian pada hari Rabu," ungkap Ibrahim dalam keterangan tertulis, Jumat (13/2/2026).

"Fokus sekarang sepenuhnya tertuju pada data inflasi indeks harga konsumen AS untuk bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Jumat, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang ekonomi terbesar di dunia," katanya.

Seperti diketahui, kekuatan pasar tenaga kerja dan inflasi adalah dua pertimbangan terbesar Federal Reserve untuk suku bunga.

Rupiah juga melemah di tengah ekspektasi pasar bahwa data inflasi utama dan inti AS akan mendingin pada Januari 2026.

Kemudian, Investor menilai risiko geopolitik mereda di timur tengah setelah Donald Trump mengatakan negosiasi mengenai potensi kesepakatan nuklir dengan Iran dapat berlangsung hingga satu bulan. Hal ini yang juga mempengaruhi pergerakan rupiah. 

Pelemahan rupiah juga terjadi setelah ketegangan geopolitik memanas di Eropa Timur, di mana serangan pesawat tak berawak Ukrainamenyebabkan kebakaran di kilang minyak milik Lukoil dekat Ukhta di Republik Komi barat laut Rusia.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 59 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia