Minggu, 5 April 2026

Harga Emas Siap Terbang Menembus Awan

Penulis : Natasha Khairunisa
18 Feb 2026 | 12:36 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Ilustrasi emas batangan. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

JAKARTA, investor.id - Analisis kembali mengeluarkan prospek yang optimis pada harga emas untuk tahun 2026. 

Tim analis di Elev8 mengungkapkan bahwa prospek bullish harga emas didukung oleh penurunan suku bunga riil dan pelemahan dolar AS.

"Tren ini semakin diperkuat oleh kekhawatiran investor mengenai independensi The Fed di masa depan dan erosi kepercayaan yang lebih luas terhadap dolar sebagai mata uang cadangan. Selain itu, Bank Sentral terus menambah cadangan mereka pada tingkat rekor (menurut data Dewan Emas Dunia terbaru, permintaan emas global mencapai rekor triwulanan bersejarah sebesar 1.313 ton pada akhir tahun 2025)," papar tim analis Elev8 dalam keterangannya, dikutip Rabu (18/2/2026).

Para analis pun menyoroti reli harga emas yang mendorongnya melampaui nilai US$ 3.000, US$ 4.000, dan US$ 5.000 per troy ons seiring dengan berbagai krisis global, mulai dari kebijakan tarif dagang hingga penutupan pemerintahan AS pada 2025 lalu.

Emas dan perak juga kembali mencetak sejarah pada tahun 2026, melonjak ke level tertinggi sepanjang masa yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pertengahan Januari hanya untuk kemudian disusul oleh pembalikan arah yang tajam, yang menyebabkan kedua logam tersebut mencatat penurunan satu hari yang tercuram dalam beberapa dekade.

Melihat dinamika yang terjadi di bank sentral AS dan posisi dolar, analis Elev8 memproyeksi harga emas dapat lanjut menguat di kisaran level US$ 5.400 per troy ons hingga US$ 6.150 per troy ons pada 2026.

"Kami tetap optimis terhadap emas dan memperkirakan harganya akan mencapai rata-rata US$ 5.400 hingga tahun 2026, berpotensi mencapai US$ 6.150 yang didorong oleh pembelian bank sentral dan diversifikasi investor," ungkap mereka.

"Terlepas dari volatilitasnya, tren fundamental untuk kedua logam (emas dan perak) tetap sangat bullish. Bahkan, kenaikan jangka panjang mereka didukung oleh 'badai sempurna' dari pendorong fundamental yang tetap kokoh dan siap untuk memberikan pengaruh lebih lanjut sepanjang tahun," imbuhnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia