Harga Emas Bakal Masuk Tren Ini Jika Konflik AS-Iran Pecah
JAKARTA, investor.id - Harga emas kembali menembus level US$ 5.000 per troy ons menjelang akhir pekan, seiring ketidakpastian geopolitik menyusul berita rencana tentang serangan terhadap Iran.
Harga emas ditutup melonjak 2,1% ke level US$ 5.104,3 per troy ons pada Jumat (20/2/2026). Harga emas dunia mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level US$ 5.595,46 pada 29 Januari lalu.
Kembalinya harga emas di atas level psikologis kritis ini terjadi ketika Presiden Donald Trump mengirimkan kapal induk, jet tempur, dan pesawat pengintai untuk menargetkan Iran.
Analis Logam Mulia di Natixis, Bernard Dahdah memproyeksi harga emas berpeluang naik hingga 15% jika AS melancarkan serangan terhadap Iran.
“Sebagian besar kenaikan harga akan terjadi dalam beberapa minggu pertama. Setelah itu, kami memperkirakan harga akan mulai turun karena pasar memiliki visibilitas terhadap implikasinya dan beradaptasi,” kata Bahbah, dikutip dari Kitco News, Senin (23/2/2026).
"Mengingat harga bergerak mendatar, kami memperkirakan harga emas bisa mencapai kisaran US$ 5.500 - US$5.800/troy ons dalam dua minggu setelah dimulainya serangan," bebernya.
Konflik Timur Tengah
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






