Minggu, 5 April 2026

Rupiah Tersungkur Sentimen Geopolitik hingga Tarif AS

Penulis : Natasha Khairunisa
24 Feb 2026 | 15:29 WIB
BAGIKAN
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS di Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (11/10/2024). Pada akhir perdagangan Jumat (11/10/2024), rupiah menguat 100 poin atau 0,64% menjadi Rp 15.578 dibandingkan sebelumnya di level Rp 15.678 per dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga/rwa)
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS di Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (11/10/2024). Pada akhir perdagangan Jumat (11/10/2024), rupiah menguat 100 poin atau 0,64% menjadi Rp 15.578 dibandingkan sebelumnya di level Rp 15.678 per dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga/rwa)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah (IDR) jatuh ke zona merah pada Selasa, 24 Februari 2026.

Pada perdagangan Selasa sore ini, kurs rupiah ditutup melemah 27 poin terhadap dolar AS (USD).=, setelah sebelumnya sempat melemah 45 poin di level Rp 16.829 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.802. 

Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa rupiah melemah akibat sentimen yang masih berlanjut terkait tensi geopolitik di Timur Tengah, menjelang putaran ketiga pembicaraan nuklir antara Iran dan AS di Jenewa.

ADVERTISEMENT

Laporan media AS menyebutkan bahwa Washington sedang mempertimbangkan serangan terarah terhadap Iran, diikuti oleh serangan yang lebih besar yang bertujuan untuk menggulingkan Pemimpin Tertinggi negara itu secara paksa.

Rupiah juga dilemahkan oleh sentimen global terkait ketidakpastian perdagangan, setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan negara-negara mitra Amerika agar tidak menarik diri dari kesepakatan perdagangan yang baru saja dinegosiasikan dengan AS. 

Hal itu disampaikan setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif Trump, yang kemudian mengatakan bahwa ia akan mengenakan bea masuk yang jauh lebih tinggi berdasarkan undang-undang perdagangan yang berbeda.

"Trump mengatakan bahwa ia akan menaikkan tarif sementara dari 10% menjadi 15% untuk impor AS dari semua negara, tingkat maksimum yang diizinkan berdasarkan hukum," Ibrahim menyoroti dalam keterangan tertulis. Reaksi pasar terhadap langkah tersebut diantisipasi mempengaruhi pergerakan rupiah.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia