Rupiah Tersungkur Sentimen Geopolitik hingga Tarif AS
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah (IDR) jatuh ke zona merah pada Selasa, 24 Februari 2026.
Pada perdagangan Selasa sore ini, kurs rupiah ditutup melemah 27 poin terhadap dolar AS (USD).=, setelah sebelumnya sempat melemah 45 poin di level Rp 16.829 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.802.
Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa rupiah melemah akibat sentimen yang masih berlanjut terkait tensi geopolitik di Timur Tengah, menjelang putaran ketiga pembicaraan nuklir antara Iran dan AS di Jenewa.
Laporan media AS menyebutkan bahwa Washington sedang mempertimbangkan serangan terarah terhadap Iran, diikuti oleh serangan yang lebih besar yang bertujuan untuk menggulingkan Pemimpin Tertinggi negara itu secara paksa.
Baca Juga:
Arah Rupiah Pekan DepanRupiah juga dilemahkan oleh sentimen global terkait ketidakpastian perdagangan, setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan negara-negara mitra Amerika agar tidak menarik diri dari kesepakatan perdagangan yang baru saja dinegosiasikan dengan AS.
Hal itu disampaikan setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif Trump, yang kemudian mengatakan bahwa ia akan mengenakan bea masuk yang jauh lebih tinggi berdasarkan undang-undang perdagangan yang berbeda.
"Trump mengatakan bahwa ia akan menaikkan tarif sementara dari 10% menjadi 15% untuk impor AS dari semua negara, tingkat maksimum yang diizinkan berdasarkan hukum," Ibrahim menyoroti dalam keterangan tertulis. Reaksi pasar terhadap langkah tersebut diantisipasi mempengaruhi pergerakan rupiah.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






