Minggu, 5 April 2026

Rupiah Dihantui Prospek Lemah Imbas Sentimen Ganda

Penulis : Natasha Khairunisa
24 Feb 2026 | 17:30 WIB
BAGIKAN
Petugas menunjukan uang pecahan rupiah di Jakarta, Rabu (31/1/2024). (Foto: NTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU)
Petugas menunjukan uang pecahan rupiah di Jakarta, Rabu (31/1/2024). (Foto: NTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah (IDR) diprediksi rentan melemah pada Rabu besok, 25 Februari 2026.

Pada perdagangan Selasa sore ini (24/2/2026), kurs rupiah ditutup melemah 27 poin terhadap dolar AS (USD).=, setelah sebelumnya sempat melemah 45 poin di level Rp 16.829 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.802. 

"Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang  Rp 16.830 - Rp 16.860," ungkap Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulis, pada Selasa (24/2/2026).

ADVERTISEMENT

Ibrahim mengatakan, rupiah diproyeksi melemah akibat sentimen geopolitik yang masih berlanjut di Timur Tengah, menjelang putaran ketiga pembicaraan nuklir antara Iran dan AS di Jenewa.

"Amerika Serikat ingin Iran menghentikan program nuklirnya, tetapi Iran dengan tegas menolak, dan membantah sedang berupaya mengembangkan senjata atom," Ibrahim menyoroti.

Prospek rupiah juga lemah menyusul tensi perdagangan baru di Amerika, setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif Presiden Donald Trump, yang kemudian mengatakan bahwa ia akan mengenakan bea masuk yang jauh lebih tinggi berdasarkan undang-undang perdagangan yang berbeda.

Dari sisi internal, rupiah diproyeksi melemah setelah Pemerintah tercatat menarik utang baru Rp 127,3 triliun sepanjang Januari 2026. Angka ini mengambil porsi 15,3% dari total target APBN sepanjang tahun ini yang mencapai Rp 832,2 triliun.

Sedangkan pembiayaan non-utang pada awal tahun ini mencapai minus Rp 22,2 triliun atau 15,6% dari rencana APBN yakni minus Rp 145,1 triliun. Pembiayaan non-utang ini artinya tidak menambah utang melainkan berinvestasi di sektor tertentu.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia