Minggu, 5 April 2026

Aksi Jual Emas Bisa Terus Meluas

Penulis : Natasha Khairunisa
25 Feb 2026 | 06:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Foto: Dario Pignatelli/ Bloomberg/ Getty Images)
Ilustrasi emas batangan. (Foto: Dario Pignatelli/ Bloomberg/ Getty Images)

JAKARTA, investor.id - Aksi jual cadangan emas oleh bank sentral  diperkirakan bisa terjadi di Lebanon dalam upaya menyelamatkan ekonomi negara tersebut dari krisis berat.

Dikutip dari Financial Times, Rabu (25/2/2026), Bank Sentral Lebanon diketahui memiliki cadangan emas sebesar lebih dari 280 ton. Bank sentral tersebut mulai mengumpulkan cadangan emas pada tahun 1940-an dan 1950-an untuk menopang nilai pound Lebanon.

Jumlah tersebut menandakan kenaikan harga emas dunia ke kisaran US$ 5.000 akan memberikan manfaat yang sangat besar.

ADVERTISEMENT

Nilai cadangan emas Lebanon telah meningkat tiga kali lipat sejak awal krisis hingga mencapai sekitar US$ 45 miliar pada awal 2026, atau setara dengan lebih dari setengah kerugian finansial.

Namun, hukum di Lebanon melarang penjualan atau penyewaan emas, yang berarti parlemen perlu mengesahkan undang-undang untuk mengizinkan penggunaan logam mulia tersebut.

Sementara itu, para politisi dan bankir sedang memperdebatkan undang-undang yang akan menentukan pihak yang bertanggung jawab untuk membayar lonjakan utang.

Rancangan undang-undang ini merupakan persyaratan utama untuk kesepakatan IMF, yang dianggap penting oleh pihak berwenang untuk pemulihan dari bencana. Sejak 2019, Lebanon gagal menerapkan reformasi yang diminta oleh IMF.

Meskipun rancangan undang-undang tersebut yang dikenal sebagai undang-undang kesenjangan keuangan mengesampingkan penggunaan emas, beberapa analis mengatakan bahwa pada akhirnya emas akan menjadi bagian dari solusi.

Sebelum Lebanon, aksi jual emas cadangan bank sentral telah terjadi di Rusia. Dkutip dari Kitco News, Bank Sentral Rusia (CBR) mengungkapkan telah menjual 300.000 ons logam mulia, menurunkan total kepemilikan emasnya menjadi 74,5 juta ons.

Ini merupakan penurunan pertama cadangan emas Rusia sejak Oktober 2025.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia