Minggu, 5 April 2026

BRI (BBRI) Rilis Pengumuman, Siap-siap

Penulis : Thresa Sandra Desfika
28 Feb 2026 | 07:43 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama BRI (BBRI), Hery Gunardi. (Sumber: BRI)
Direktur Utama BRI (BBRI), Hery Gunardi. (Sumber: BRI)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI mengumumkan rencana penyelenggaraan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang akan digelar pada Jumat, 10 April 2026.

“Pemanggilan rapat akan dilakukan paling kurang melalui situs web PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), PT Bursa Efek Indonesia (Bursa), dan perseroan pada hari Jumat, 13 Maret 2026,” jelas direksi BBRI dalam pengumumannya dikutip Sabtu (28/2/2026).

Direksi BBRI menambahkan, pemegang Saham yang berhak menghadiri/diwakili dan memberikan suara dalam rapat tersebut, namanya harus tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan dan/atau pada rekening efek di KSEI pada hari Kamis, 12 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.

ADVERTISEMENT

Mata acara rapatnya sendiri baru akan diungkap detail dalam pemanggilan RUPST. Tapi biasanya, agenda rutin RUPST BBRI adalah persetujuan penggunaan laba bersih, di antaranya untuk dividen.

BRI membuka kemungkinan untuk meningkatkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) untuk tahun buku 2025 ke level yang lebih tinggi dibandingkan historisnya, seiring dengan tetap kuatnya permodalan perseroan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa penentuan rasio dividen salah satunya memang mempertimbangkan kondisi struktur permodalan atau capital adequacy ratio (CAR).

Selain itu, rasio dividen juga mempertimbangkan rencana pertumbuhan untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang.

Hery mengatakan bahwa pada saat ini kondisi permodalan BRI sangat memadai sebagaimana tercermin dari CAR yang berada pada level 23,52 persen per akhir 2025 atau di atas ketentuan minimum regulator.

“Mempertimbangkan kondisi tersebut, seyogianya kami memiliki ruang untuk memberikan dividen dengan payout ratio yang lebih tinggi dibandingkan dengan level histori selama ini,” kata dia dikutip dari Antara.

Dengan rasio dividen yang tinggi, ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan upaya perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada para pemegang saham.

Kebijakan tersebut juga berpotensi meningkatkan return on equity (ROE) BRI seiring dengan optimalisasi struktur permodalan.

Sebelumnya untuk tahun buku 2024, BRI membagikan dividen sebesar Rp 51,73 triliun, meningkat dibandingkan dengan dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp 48,10 triliun.

BRI mencatat laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 60,15 triliun untuk tahun buku 2024.

Sementara itu untuk tahun buku 2025, BRI telah membagikan dividen interim sekurang-kurangnya Rp 20,6 triliun atau setara dengan Rp 137 per saham.

Pembagian dividen ini mengacu pada kinerja keuangan BRI per 30 September 2025 yang mana secara konsolidasian laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat Rp 41,23 triliun.

Adapun hingga akhir 2025, BRI membukukan laba bersih sebesar Rp 57,132 triliun, dengan total aset tumbuh sebesar 7,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi sebesar Rp 2.135 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia