Sabtu, 4 April 2026

Harga Emas Kian Solid, Pakar Targetkan Tembus Segini

Penulis : Indah Handayani
2 Mar 2026 | 10:43 WIB
BAGIKAN
Gambar ilustrasi batangan emas fisik. (Foto: AETOSWire)
Gambar ilustrasi batangan emas fisik. (Foto: AETOSWire)

JAKARTA, investor.idHarga emas dunia melanjutkan penguatan signifikan pada awal perdagangan hari ini, Senin (2/3/2026). Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta data inflasi Amerika Serikat (AS) yang tetap tinggi. Bahkan, pakar menargetkan harga emas bisa tembus US$ 5.441 per ons troi.

Harga emas hari ini terlihat melonjak 1,55% ke level US$ 5.359.56 per ons troi.

Analis Dupoin Futures Andy Nugraha mengatakan, tren bullish pada harga emas dinilai semakin solid dan membuka peluang kenaikan lanjutan dalam jangka pendek. Secara teknikal, kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average pada timeframe H1 menunjukkan dominasi kekuatan beli yang terus menguat.

Advertisement

“Selama tekanan bullish tetap terjaga, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance berikutnya di kisaran US$ 5.441 per ons troi,” ujar Andy dalam risetnya, Senin (2/3/2026).

Menurut Andy, level tersebut dinilai sebagai target psikologis penting yang berpeluang diuji apabila momentum beli tetap kuat dan didukung sentimen fundamental positif. Namun, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi teknikal. “Jika momentum melemah, area support terdekat berada di kisaran US$ 5.222 per ons troi,” tegasnya.

Secara tren jangka menengah, Andy memaparkan, reli ini memperpanjang kenaikan emas yang telah berlangsung selama tujuh bulan berturut-turut. Kondisi tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global.

Dari sisi fundamental, lanjut Andy, ketegangan di Timur Tengah menjadi pemicu utama penguatan harga. Konflik antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel mendorong investor global mengalihkan dana ke emas sebagai instrumen lindung nilai.

“Harga emas bahkan sempat dibuka dengan gap bullish sekitar US$ 17 dan melonjak mendekati level US$ 5.400 per ons troi, mencerminkan respons cepat pasar terhadap eskalasi konflik,” ujarnya.

Operasi Militer AS

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 31 menit yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 49 menit yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 2 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 2 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 2 jam yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 2 jam yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia