Minggu, 5 April 2026

Demutualisasi BEI Dikebut

Penulis : M. Ghafur Fadillah
3 Mar 2026 | 14:37 WIB
BAGIKAN
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (Dok. B-Universe Photo)
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (Dok. B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah dan DPR mempercepat proses reformasi Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema demutualisasi, langkah strategis yang menjadi bagian dari agenda besar restrukturisasi pasar modal.

Arah kebijakan kini semakin terang, bursa diharuskan menggelar dahulu private placement, baru kemudian menuju initial public offering (IPO).

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa demutualisasi merupakan mandat yang telah diamanatkan Undang‐Undang P2SK. Menurutnya, transformasi struktur kepemilikan BEI akan berperan penting dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, dan mendorong kualitas pasar modal Indonesia.

“Demutualisasi ini dalam rangka memperkuat tata kelola dan transparansi Bursa Efek Indonesia. Kita akan mengatur lebih kuat lagi bagaimana mekanismenya dan siapa pemegang saham barunya,” ujar Misbakhun dalam Market Outlook 2026 di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menekankan perlunya porsi khusus bagi negara dalam struktur kepemilikan baru BEI bukan sebagai investor aktif yang mengejar imbal hasil, melainkan sebagai penjaga stabilitas dan kepentingan nasional.

“Negara tidak perlu hadir untuk mendapatkan imbal balik, tetapi pengaruhnya diperlukan untuk menumbuhkan iklim investasi. Ini yang harus kita rumuskan dalam regulasinya,” ucapnya.

Misbakhun mengisyaratkan target percepatan. Ia menyebut demutualisasi ingin dijalankan sejalan dengan agenda reformasi pasar lainnya, seperti pemenuhan free float, penataan ultimate beneficial owner (UBO), hingga penguatan regulasi pasar.

“Kita ingin secepatnya. Ini bagian dari restrukturisasi yang ingin dipercepat. Kita memparalelkan floating share, UBO, dan demutualisasi,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah memungkinkan rampung pada kuartal II‐2026, dia menjawab singkat: “Mudah‐mudahan.”

Skema

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia