Sabtu, 4 April 2026

Saham DEWA Dikeker, Potensi Cuan 70%

Penulis : Jauhari Mahardhika
6 Mar 2026 | 05:00 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (Foto: DEWA)
Kegiatan usaha PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (Foto: DEWA)

JAKARTA, investor.id – PT Darma Henwa Tbk (DEWA) diperkirakan mencetak kinerja yang solid, dengan proyeksi laba direvisi naik. Muncul target harga baru saham DEWA dengan potensi cuan mencapai 70,9%.

DEWA diperkirakan mencatat pertumbuhan pendapatan yang solid dengan CAGR 2025-2027 sebesar 20%. Pertumbuhan bakal didukung oleh kenaikan volume overburden in-house lebih dari 50% yoy menjadi 150-160 mbcm di KPC dan Arutmin pada 2026.

“Hal itu mencakup transformasi bisnis manajemen dengan menghapus outsourcing pihak ketiga, termasuk pembatalan porsi kontrak PAMA sebesar 26 mbcm di KPC,” tulis analis Samuel Sekuritas Indonesia, Juan Harahap dan Fadhlan Banny dalam risetnya, yang dikutip pada Jumat (6/3/2026).

Advertisement

Selain itu, ekspansi di luar Grup BUMI dengan target total sekitar 100 mbcm per tahun dalam tiga tahun ke depan juga akan menopang pertumbuhan kinerja DEWA.

DEWA telah memperoleh kontrak batu bara di Kalimantan Selatan serta kontrak non-batu bara di Sulawesi Selatan. “Saat ini, DEWA sedang menjajaki kontrak batu bara lainnya dengan produsen batu bara besar di dalam negeri,” ungkap Juan.

Peningkatan volume tersebut, ditambah dengan keberhasilan transformasi menuju kontraktor in-house (96% dari total kapasitas agregat), akan meningkatkan total volume DEWA menjadi 163 mbcm atau melonjak 77,6% yoy pada 2026 dan mencapai 194 mbcm atau meningkat 19,2% yoy pada 2027.

Untuk mengantisipasi ekspansi serta berbagai inisiatif internal lainnya, pada 30 Desember 2025, Darma Henwa (DEWA) memperoleh pinjaman bank Rp 5 triliun dengan bunga IndONIA sebesar 2,68% – setara dengan suku bunga efektif 6,75% – dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Dari total dana tersebut, sekitar Rp 2,14 triliun dialokasikan untuk refinancing, Rp 1,61 triliun untuk modal kerja, dan sisanya Rp 1,25 triliun untuk belanja modal, terutama untuk pengadaan tambahan alat berat guna mendukung peningkatan volume ke depan.

Dengan demikian, Samuel Sekuritas memperkirakan net gearing DEWA meningkat menjadi sekitar 53,2% pada 2026 dibandingkan 2025 yang ditaksir sebesar 45,3%. Ini masih terkelola dengan baik karena rasio debt to EBITDA mencapai 168,2%.

Target Harga Saham DEWA 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 29 menit yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 1 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 1 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 2 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 2 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 3 jam yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia