Perang Timur Tengah Guncang IHSG
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok sebesar 201,43 poin (2,61%) ke level 7.509,1 pada penutupan sesi I, Jumat (6/3/2026). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini tertekan konflik Timur Tengah.
Pilarmas merekomendasikan saham pilihan ELSA untuk perdagangan sesi II.
Pilarmas memaparkan, indeks saham Asia bergerak variatif dimana pasar masih tertekan konflik semakin memanan di Timur Tengah. Konfrontasi bersenjata antara aliansi AS-Israel melawan Iran telah berlangsung selama satu minggu, dengan pihak Teheran (Iran) membalas melalui serangan
rudal dan pesawat tanpa awak secara masif di kawasan Teluk.
Pilarmas menambahkan, ketegangan geopolitik global melonjak tajam setelah Presiden Trump menyatakan niatnya untuk mengintervensi pemilihan kepemimpinan di Iran secara langsung dan penolakan DPR AS terhadap resolusi damai, yang memberikan lampu hijau bagi Trump untuk melanjutkan kebijakan militernya.
“Dampak dari perang ini telah mengerek harga minyak dunia, yang pada gilirannya memicu kekhawatiran inflasi global. Akibatnya, ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fedkini bergeser mundur ke bulan September atau Oktober, karena tekanan ekonomi yang
membebani negara-negara importir energi,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Jumat (6/3/2026).
Baca Juga:
IHSG Anjlok, BUMI, PTRO, ENRG LongsorDi China, Pilarmas mengatakan, pelaku pasar mencerna prospek ekonomi terbaru China dimana menetapkan target PDB sebesar 4,5%–5% untuk tahun 2026. Target tersebut merupakan langkah menuju penyeimbangan ekonomi di tengah tekanan global saat ini. Sehingga target tersebut memberikan sinyal China tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian global saat ini.
Secara terpisah cadangan devisa Jepang meningkat sebesar 15,95 miliar dolar AS menjadi 1,41 triliun dolar AS pada Februari 2026, menandai level tertinggi sejak Desember 2021.
Sentimen Dalam Negeri
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






