Sabtu, 4 April 2026

Saham BBRI Siap-siap Jadi Segini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Mar 2026 | 07:23 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI kembali memerah 0,28% ke Rp 3.560 pada perdagangan Selasa (10/3/2026). Investor asing banyak melepas saham emiten bank BUMN ini.

Sebanyak 175,35 juta saham Bank Rakyat Indonesia diperdagangkan, frekuensi 44.596 kali, dan nilai transaksi Rp 628,73 miliar. Investor asing membukukan net sell di saham berkode BBRI sebesar Rp 434,43 miliar.

Investor asing selalu membukukan net sell di saham ini sejak 3 Maret 2026. Dalam sepekan terakhir, saham BRI anjlok 5,57% dengan investor asing mencatatkan net sell Rp 1,01 triliun pada periode tersebut.

Advertisement

Sementara itu, CGS International Sekuritas mematok support pertama saham BRI untuk perdagangan Rabu (11/3/2026) di 3.543, dan support kedua pada 3,527.

Adapun peluang peningkatan tertinggi pertama alias resistance pertama di 3.593 lalu resistance kedua pada 3.627.

Sementara itu, jumlah pemegang saham BBRI menyusut 23.678 pihak menjadi 681.921 pemegang saham per akhir Februari 2026. Sebelumnya, total investor Bank Rakyat Indonesia berjumlah 705.599 pihak.

Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan awal tahun yang impresif dengan perolehan laba bersih individual senilai Rp 3,72 triliun pada Januari 2026. Angka ini melonjak 85,40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy), didorong oleh pemulihan pendapatan bunga dan efisiensi beban provisi.

Pencapaian laba ini sangat dipengaruhi oleh efek basis rendah (low base effect) pada Januari 2025, di mana saat itu laba BRI sempat tertekan akibat pencadangan besar-besaran untuk program hapus buku kredit UMKM. Sebagai gambaran, laba bersih BRI pada Januari 2025 hanya sebesar Rp 2,00 triliun, merosot dalam 58,34% yoy.

Jika mengacu laporan keuangan BRI pada Minggu (1/3/2026), laba bersih pada Januari 2026 sebenarnya juga tercatat menurun 24,87% dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp 4,95 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 15 menit yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 3 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 3 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 4 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 5 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 5 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia