Sabtu, 4 April 2026

Saham BUMI Anjlok Gara-gara Ini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Mar 2026 | 11:16 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha Bumi Resources Minerals (BRMS) anak usaha Bumi Resources (BUMI). (Foto: BRMS)
Kegiatan usaha Bumi Resources Minerals (BRMS) anak usaha Bumi Resources (BUMI). (Foto: BRMS)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tertekan pada sesi I perdagangan Rabu (11/3/2026). Di sekitar pukul 11.11 WIB, saham ini anjlok 3,33% ke Rp 232.

Sudah sebanyak 1,43 miliar saham Bumi Resources diperdagangkan, frekuensi 31.501 kali, dan nilai transaksi Rp 337,89 miliar.

Saham berkode BUMI tertekan gara-gara aksi jual. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini membukukan net sell Rp 162,9 miliar, tertinggi di antara saham-saham net sell lainnya.

Advertisement

Saham Bumi Resources berbalik arah usai pada perdagangan Selasa kemarin melonjak 9,09%.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatannya untuk perdagangan Rabu (11/3/2026), target terdekat saham BUMI di harga Rp 244-Rp 248.

Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia menyatakan harga saham BUMI memiliki area support di Rp 224-Rp 232.

Sementara itu, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengungkap laporan bulanan registrasi pemegang efek perseroan per 27 Februari 2026.

Dari laporan tersebut terungkap bahwa jumlah pemegang saham Bumi Resources (BUMI) melonjak menjadi 586.931 pihak. Angka tersebut meningkat 36.125 pihak dari bulan sebelumnya yang berjumlah 550.806 pemegang saham.

Dua nama jadi pemilik manfaat akhir dari Bumi Resources, yakni Nirwan Dermawan Bakrie dan Anthoni Salim.

Adapun Mach Energy (Hongkong) merupakan pengendali Bumi Resources dengan penguasaan 45,78% saham. Jumlah saham free float emiten batu bara ini mencapai 41,32%.

Saham Bumi Resources sendiri ditutup melompat 9,09% ke Rp 240 pada akhir perdagangan Selasa (10/3/2026). Saham berkode BUMI diborong oleh investor domestik.

Broker Semesta Indovest mencatatkan net buy di saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini untuk investor domestik sebesar Rp 69 miliar. Selain itu, ada BRI Danareksa Sekuritas yang juga net buy untuk investor domestik di BUMI Rp 49,7 miliar.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 15 menit yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 3 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 3 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 4 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 5 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 5 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia