Saham PBV di Bawah 1, Laba per Saham Rp 2.800-an
JAKARTA, investor.id - Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) loncat 4,67% ke Rp 27.475 pada akhir sesi I perdagangan Kamis (12/3/2026). Meski demikian, rasio price to book value (PBV) ITMG masih di bawah 1, tepatnya 0,98 kali.
Sebanyak 3,82 juta saham Indo Tambangraya Megah diperdagangkan, frekuensi 5.636 kali, dan nilai transaksi Rp 104,59 miliar.
Saham berkode ITMG bangkit setelah pada 10 dan 11 Maret 2026 memerah masing-masing -0,97% dan -6,33%.
Kiwoom Sekuritas pada hari ini mematok target harga resistance pertama ITMG pada 28.500 dan resistance kedua 28.900.
Sepanjang tahun 2025, Indo Tambangraya Megah (ITMG) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 190,94 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun. Dengan laba per saham US$ 0,17 atau Rp 2.853.
ITMG telah membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025 US$ 50,04 juta atau Rp 738 per saham.
Adapun untuk tahun buku 2024, ITMG menebar dividen interim US$ 90,04 juta atau Rp 1.228 per saham, dan dividen final US$ 153,12 juta atau Rp 2.245 per saham.
Total dividen tahun buku 2024 setara 65% dari laba bersih perseroan.
Dengan asumsi payout ratio dividennya sama, akankah dividen final ITMG sekitar Rp 1.000-an per saham?
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





