Minggu, 5 April 2026

Saham BMRI Anjlok

Penulis : Thresa Sandra Desfika
13 Mar 2026 | 15:08 WIB
BAGIKAN
Investor melihat pergerakan saham melalui monitor. Investor Daily/David Gita Roza
Investor melihat pergerakan saham melalui monitor. Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kian merosot pada sesi II perdagangan Jumat (13/3/2026). Di sekitar pukul 15.05 WIB, saham BMRI minus 4,23% ke Rp 4.750.

Sudah sebanyak 135,81 juta saham Bank Mandiri diperdagangkan, frekuensi 35.300 kali, dan nilai transaksi Rp 656,68 miliar.

Saham berkode BMRI anjlok lantaran aksi jual. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saham emiten bank BUMN ini membukukan net sell Rp 228,1 miliar, tertinggi di antara saham-saham net sell lainnya.

ADVERTISEMENT

Per akhir sesi I hari ini, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) minus 2,82% ke Rp 4.820. Sebanyak 73,14 juta saham Bank Mandiri ditransaksikan, frekuensi 17.381 kali, dan nilai transaksi Rp 354,91 miliar.

Berdasarkan data pasar, saham BMRI membukukan net sell asing dari segi volume 46.463.100 saham di sesi I.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus menjaga kinerja bisnis yang solid di awal tahun 2026 seiring meningkatnya aktivitas transaksi masyarakat dan penguatan layanan digital perseroan.

Hingga Februari 2026, bank berlogo pita emas ini mencatatkan pertumbuhan bisnis yang tetap sehat, ditopang oleh penguatan fungsi intermediasi, peningkatan aktivitas transaksi nasabah, serta akselerasi digitalisasi layanan keuangan.

Kinerja tersebut tercermin dari penyaluran kredit yang mencapai Rp 1.513,1 triliun atau tumbuh 15,7% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini turut diikuti oleh penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp 1.644,8 triliun, meningkat 16,3% (yoy), mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus terjaga terhadap layanan Bank Mandiri.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan bahwa peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.

“Laba bersih Bank Mandiri tumbuh 16,7% secara tahunan menjadi Rp 8,9 triliun hingga Februari 2026, seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat melalui Livin’ by Mandiri yang turut mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis komisi,” ungkap Novita, dalam keterangan resminya, Selasa (10/3/2026).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 4 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 4 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 7 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia