Sabtu, 4 April 2026

BUMI Bersiap untuk Akuisisi Lagi

Penulis : Muawwan Daelami
1 Des 2025 | 18:37 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)
Ilustrasi kegiatan usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Bumi Resources Tbk (BUMI), emiten Grup Bakrie dan Salim, bakal mengumumkan akuisisi lanjutan dalam enam sampai dua belas bulan ke depan. Aksi korporasi BUMI ini dilakukan demi menunjang agenda perseroan menyeimbangkan portofolio bisnis batu bara termal dan non batu bara termal hingga 2031.

Direktur Bumi Resources (BUMI), Christopher Fong mengungkapkan bahwa perseroan tengah gencar menjalankan strategi diversifikasi bisnis secara transformatif, dengan fokus melakukan transisi dari bisnis batu bara termal ke bisnis non batu bara termal.

Meski perseroan mengurangi eksposur terhadap bisnis batu bara termal, Christopher menegaskan bahwa BUMI akan tetap memastikan kinerja bisnis batu bara termal berjalan dengan baik.

“Fokus kami sekarang pada logam dan mineral serta kegiatan hilirisasi. Kami akan mengumumkan akuisisi lebih lanjut dalam enam hingga dua belas bulan ke depan di sektor mineral dan kemungkinan juga di sektor lainnya,” ujar Christopher dalam paparan publik perseroan, Senin (1/12/2025).

Dengan begitu, Christopher memproyeksikan, secara konsolidasian BUMI akan mencapai 50:50 dari sisi aset dan pendapatan baik, dari batu bara termal maupun non batu bara termal pada 2031.

Akuisisi Laman Mining 

Langkah Bumi Resources (BUMI) mendiversifikasi pendapatan tampak dari aksinya merambah bisnis mineral, terutama emas dan tembaga, dengan mengakuisisi tambang emas dan tembaga Wolfram Limited (WFL) di Queensland, Australia, dengan nilai transaksi sekitar Rp 698 miliar.

Pada kesempatan tersebut, Direktur BUMI, Rio Supin menambahkan bahwa tambang Wolfram yang diakuisisi perseroan nanti hasil akhirnya berbentuk konsentrat.

Di luar itu, BUMI juga melihat potensi lain di bisnis aluminium dan alumina dengan memulai proses akuisisi tambang bauksit PT Laman Mining di Kalimantan Barat yang diharapkan ke depannya dapat memproduksi alumina.

“Jadi, untuk bisnis non emas, saat ini BUMI memang fokus pada tembaga dan bauksit,” ucap Rio.

Untuk bisnis batu bara termal, BUMI memaparkan bahwa pada 2026, sebagian besar akan relatif sama dengan tahun 2025. Persamaan ini terlihat dari target produksi batu bara BUMI yang cenderung stagnan.

Direktur BUMI, Maringan M Ido Hotna Hutabarat menyampaikan, panduan kinerja BUMI pada 2026 kurang lebih sama dengan tahun ini yang masing-masing akan dikontribusi oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia selaku anak usaha.

“KPC sekitar 53,5 juta ton. Kemudian, Arutmin sekitar 22-23 juta ton. Jadi, total (produksi) antara 77 juta sampai 78 juta ton di tahun 2026,” pungkas Ido.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 9 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 21 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 22 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 46 menit yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 3 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia