Minggu, 5 April 2026

Ashmore Indonesia Catatkan AUM Rp 25,2 Triliun

Penulis : Muhammad Ghafur Fadila
27 Okt 2020 | 08:55 WIB
BAGIKAN
Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Risa E Rustam (kiri), I Gede Nyoman Yetna dan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W. Widodo menyaksikan jajaran direksi dan komisaris PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, masing-masing Corporate Secretary Lydia Jessica Toisuta, Komisaris Independen Satriadi Darmawan, Direktur Eddy Hartanto, Direktur Arief Cahyadi Wana dan Shareholder Representative Alvin Sariaatmadja (tiga dari kanan) saat listing perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Selasa (14/1/2020). Foto: B1/UTHAN A RACHIM
Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Risa E Rustam (kiri), I Gede Nyoman Yetna dan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W. Widodo menyaksikan jajaran direksi dan komisaris PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, masing-masing Corporate Secretary Lydia Jessica Toisuta, Komisaris Independen Satriadi Darmawan, Direktur Eddy Hartanto, Direktur Arief Cahyadi Wana dan Shareholder Representative Alvin Sariaatmadja (tiga dari kanan) saat listing perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Selasa (14/1/2020). Foto: B1/UTHAN A RACHIM

JAKARTA - PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) sepanjang periode Juni hingga September 2020 meraih kinerja positif dengan mencatatkan peningkatan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) sebesar Rp 25,2 triliun.  Jumlah tersebut tumbuh 11% dibandingkan raihan AUM pada Juni 2020  sebesar Rp 22,78 triliun.

Presiden Direktur Ashmore AM Indonesia Ronaldus Gandahusada menjelaskan, peningkatan dana kelolaan ini adalah hasil dari meningkatnya jumlah produk yang ditawarkan oleh perseroan. Didukung oleh penguatan pasar terutama di kelas aset saham yang kemudian diimbangi dengan volatilitas yang meningkat di bulan September 2020.

“Sepanjang kuartal 3 2020, perseroan telah menerima arus masuk dana kelolaan mencapai Rp 2,5 triliun yang didominasi oleh reksadana pendapatan tetap,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/10).

Lebih lanjut dari sisi finansial, pada periode yang sama Ashmore AM meraih pendapatan usaha sebesar Rp 60,46 miliar atau turun 24.68% dari periode yang sama pada tahun 2019 lalu yang berjumlah Rp 80,27 miliar. Namun perseroan berhasil menekan beban usaha sebanyak 19.59% menjadi Rp 40,77 miliar. Adapun laba usaha ikut turun yaitu Rp 19,68 miliar, padahal di periode sebelumnya Ashmore mampu meraup Rp 29,57 miliar.

ADVERTISEMENT

Kemudian pada segmen pendapatan dan beban, perseroan mencatatkan pendapatan keuangan bersih sebanyak Rp 4,95 miliar, melonjak 99.41%. Kendati demikian setelah dikurangi sejumlah pajak laba bersih yang dikantongi aset manajemen asal Inggris ini menurun 11.81% yakni Rp 20.32 miliar.

“Kedepanya volatilitas Market masih akan berlanjut dengan adanya pandemi ditambah dengan pemilihan umum yang sedang berlangsung di Amerika, dan perbaikan ekonomi dunia. Namun kami percaya Ashmore AM saat ini sedang berada di posisi yang tepat untuk mengambil manfaat dari perkembangan di jangka menengah maupun panjang industri aset manajemen di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, hingga September 2020, total aset yang dimiliki perseroan berjumlah Rp 374,10 miliar, sedangkan total liabilitas saat ini sejumlah Rp 68,23 miliar, naik 34.21%. Perihal liabilitas perseroan menjelaskan peningkatan ini  disebabkan oleh liabilitas sewa gedung kantor yang dampak dari penerapan PSAK No 73 tentang Sewa yang berlaku efektif pada awal tahun buku Perseroan pada 1 Juli 2020. 

Sebelumnya emiten yang berkode saham AMOR tersebut belum lama ini, memutuskan untuk membagikan dividen final tahun buku yang berakhir pada 30 Juni 2020 sebanyak Rp 50 miliar. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 45 per saham. 

Pembagian dividen ini sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 7 Oktober 2020. Jadwal pembagian dividen ini pada tanggal 6 November mendatang. Cum dan Ex Dividen pada pasar reguler dan negosiasi akan dilaksanakan pada periode 15-16 Oktober 2020. kemudian Cum dan Ex Dividen di pasar tunai pada 19-20 Oktober 2020.

Selain itu, Ashmore AM menyebutkan perseroan akan membagikan dividen interim sebanyak Rp 25,75 per saham atau Rp 28,61 miliar. Dengan demikian total dividen yang dibagikan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2020 berjumlah Rp 78,61 miliar.(fur)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia