Minggu, 5 April 2026

Waspada Penipuan Online Mengatasnamakan Taman Safari Indonesia

Penulis : Aris Cahyadi
6 Nov 2019 | 12:06 WIB
BAGIKAN
Manajemen Taman Safari Indonesia (TSI) group memberikan keterangan pers untuk mengingatkan masyarakat dan pengunjung agar mewaspadai penipuan online dengan modus tiket promo di berbagai akun media sosial dan web palsu di Kantor Taman Safari Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/11/2019)
Manajemen Taman Safari Indonesia (TSI) group memberikan keterangan pers untuk mengingatkan masyarakat dan pengunjung agar mewaspadai penipuan online dengan modus tiket promo di berbagai akun media sosial dan web palsu di Kantor Taman Safari Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/11/2019)

JAKARTA, investor.id – Manajemen Taman Safari Indonesia (TSI) Group meminta masyarakat untuk mewaspadai beredarnya iklan di media sosial dan web yang menawarkan promo diskon tiket menggiurkan mengatasnamakan Taman Safari Bogor. Manajemen TSI Group menegaskan hal tersebut merupakan penipuan.

Marketing Communication Manager Taman Safari Bogor Abi Febrian mengatakan, penipuan yang mengatasnamakan Taman Safari Bogor ini belakangan sudah memakan ratusan korban. Para korban tersebut awalnya tergiur dengan promo yang tampil di iklan media sosial (Instagram dan Facebook). Lalu mereka diarahkan ke web palsu www.temansafari.com dan www.tamansafari-bogor.com. Tampilan webnya pun dibuat mirip dengan web asli TSI, yakni www.tamansafari.com.

Setelah melakukan pemesanan di web tersebut, lanjut dia, korban lalu diarahkan untuk mentransfer sejumlah uang sesuai dengan pemesanan tiket. Nomor rekeningnya pun bukanlah rekening asli milik Taman Safari Bogor. "Modus pelaku adalah dengan menawarkan e-voucher dengan promo diskon besar, jadi banyak korban yang tergiur," kata Abi dalam keterangan tertulis, Rabu (6/11).

Head of Digital Marketing TSI Group Daniel Thian menambahkan, para pelaku penipuan berkedok tiket online ini cukup pintar. Pasalnya, mereka tahu momen yang bersamaan dengan TSI yang juga mulai menjalankan program pemesanan tiket online di unit-unit TSIGroup. Sehingga, para korban sulit membedakan mana yang resmi dan penipuan. Apa lagi, pelaku juga beriklan di media sosial dengan iming-iming diskon hingga 50%.

ADVERTISEMENT

"Taman Safari Bogor lantas menerima banyak keluhan dan pengaduan tentang aksi penipuan ini. Oleh karena itu, kami selaku manajemen TSI Group hendak mengingatkan kepada masyarakat luas bahwa segala bentuk promosi apapun yang beredar di internet atau media sosial dan bukan bersumber dari akun-akun resmi TSI Group, maka itu bisa dipastikan termasuk penipuan," tegas Daniel.

Adapun web dan akun-akun media sosial resmi TSI Group yakni: web resmi TSI Group www.tamansafari.com. Sedangkan akun Instagram official (resmi) TSI group yakni: Taman Safari Indonesia Group @tamansafariid; Taman Safari Bogor @taman_safari; Taman Safari Prigen @tamansafariprigen; Bali Safari & Marine Park @balisafari; Batang Dolphins Center @batangdolphinscenter; Jakarta Aquarium @jakartaaquarium.

"Selain web dan akun media sosial tersbut, maka kami bisa pastikan adalah palsu. Apalagi bila diminta untuk membayar ke rekening dengan nama pribadi. Karena khusus untuk booking online yang baru saja kami luncurkan, Taman Safari Bogor hanya bekerjasama dengan DOKU, dan sama sekali tidak melayani pembayaran melalui rekening pribadi atau atas nama PT Taman Safari Indonesia," kata Abi.

Abi juga menyarankan kepada masyarakat, untuk selalu mengonfirmasi dulu ke pihak TSI jika ada penawaran-penawaran yang mencurigakan. Caranya bisa melalui sambungan telepon ke hotline Go Safari 1500-212 atau akun-akun media sosial resmi TSI Group.

Kuasa Hukum TSI Group Kirana Kuswardhani menambahkan, saat ini manajemen TSI Group tengah mengupayakan solusi untuk menangkap pelaku melalui jalur hukum. Pasalnya, menurut Kirana, akibat dari tindak penipuan ini, TSI merasa dirugikan karena ada banyak korban yang mengadu ke TSI. Nama baik TSI pun tercemar dengan adanya penipuan tiket online ini. "Kami sudah melakukan pelaporan ke polisi, dan kini sedang ditangani langsung oleh kepolisian," kata Kirana.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia